HOME  ⁄  Nasional

Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi Wisata untuk Dongkrak Kunjungan Selama Libur Sekolah 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi Wisata untuk Dongkrak Kunjungan Selama Libur Sekolah 2026
Foto: Sejumlah wisatawan berlibur di tempat wisata Telaga Sarangan Magetan, Jawa Timur. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan menggencarkan promosi wisata sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan selama libur sekolah yang berlangsung pada bulan Juni-Juli 2026 (sumber: ANTARA/Louis Rika)

Pantau - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan menggencarkan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan selama momentum libur sekolah pada Juni–Juli 2026 melalui kolaborasi lintas bidang, penguatan promosi digital, serta peningkatan pelayanan di berbagai destinasi.

Strategi Promosi dan Penyebaran Kunjungan Wisata

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Magetan, Yosef Cahyo Wibawanto, mengatakan persiapan dilakukan melalui kolaborasi antara Bidang Pemasaran, Bidang Destinasi, dan Bidang Kebudayaan untuk menyusun strategi menarik lebih banyak wisatawan selama masa liburan.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat promosi melalui media sosial dan berbagai kanal informasi digital agar jangkauan promosi semakin luas.

Promosi tersebut tidak hanya difokuskan pada Telaga Sarangan sebagai destinasi utama, tetapi juga diarahkan untuk memperkenalkan objek wisata lain yang dikelola pemerintah desa, kelompok sadar wisata, maupun pihak swasta.

Yosef mengajak masyarakat untuk mengunjungi berbagai destinasi di Magetan dan menyampaikan, “Kami mengajak wisatawan untuk datang ke Magetan dan menikmati berbagai destinasi yang ada. Tidak hanya Telaga Sarangan, tetapi juga destinasi lainnya yang memiliki potensi dan daya tarik tersendiri,” ungkapnya.

Penyebaran kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi dinilai penting agar manfaat ekonomi sektor pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di Kabupaten Magetan.

Sejumlah lokasi yang dipromosikan menjelang libur sekolah meliputi Mojosemi Forest Park, Taman Ria Maospati (Tamris), Lembah Srimpi, kawasan wisata Sgodean, Kebun Bunga Refugia, serta berbagai desa wisata seperti Kampung Susu Singolangu dan destinasi lainnya.

Tingkatkan Pelayanan dan Targetkan Lonjakan Wisatawan

Selain memperkuat promosi, Disbudpar menggandeng pelaku usaha dan paguyuban wisata untuk memastikan kenyamanan serta keamanan wisatawan selama berlibur di Magetan.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga berupaya menambah daya tarik wisata melalui penyelenggaraan berbagai atraksi dan hiburan di kawasan wisata.

Kegiatan seni budaya, pertunjukan tari, dan hiburan musik dijadwalkan untuk memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi para pengunjung.

Disbudpar meminta pelaku usaha makanan dan minuman di kawasan wisata memasang daftar harga guna mengantisipasi praktik kenaikan harga tanpa perhitungan yang jelas yang dapat merugikan wisatawan.

Imbauan serupa juga diberikan kepada pelaku usaha perhotelan agar menjaga transparansi tarif dan kualitas pelayanan.

Pengelola perahu wisata diminta mempertahankan tarif sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung.

Penyedia jasa kuda wisata dan kelompok usaha wisata lainnya juga diimbau menerapkan tarif yang wajar serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Memasuki puncak musim libur sekolah, Disbudpar memperkirakan kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan dapat mencapai sekitar 3.000 hingga 4.000 orang per hari.

Lonjakan kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan sektor pariwisata, mendorong perputaran ekonomi masyarakat, mendukung kenaikan pendapatan asli daerah, serta memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian Kabupaten Magetan melalui promosi, peningkatan atraksi wisata, dan penguatan pelayanan kepada pengunjung.

Penulis :
Shila Glorya