HOME  ⁄  Nasional

Universitas Lambung Mangkurat Tegaskan Dukungan terhadap Program Direktif Presiden Melalui Penguatan Riset

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Universitas Lambung Mangkurat Tegaskan Dukungan terhadap Program Direktif Presiden Melalui Penguatan Riset
Foto: (Sumber :Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri (paling kiri) ketika menghadiri Rapat Koordinasi Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden Batch III Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarbaru. ANTARA/Firman.)

Pantau - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyatakan komitmen mendukung implementasi 10 program Direktif Presiden melalui penguatan riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional.

ULM Siap Hadirkan Kajian Ilmiah dan Inovasi

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri mengatakan kampus memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyediakan kajian ilmiah, inovasi, dan rekomendasi kebijakan berbasis data.

Ia mengungkapkan, “ULM memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyediakan kajian ilmiah, inovasi serta rekomendasi kebijakan berbasis data.”

Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk penyusunan kebijakan berbasis riset, pengembangan inovasi sesuai karakteristik daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pendampingan masyarakat di berbagai sektor.

Program Selaras dengan Visi Indonesia Emas 2045

Rektor ULM menilai keberadaan sumber daya akademik dan jejaring yang luas memungkinkan kampus berperan sebagai pusat pemikiran, penggerak inovasi, dan mitra pembangunan untuk mempercepat realisasi program prioritas nasional.

Pelaksanaan 10 program Direktif Presiden merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang dijabarkan dalam RPJMN 2025–2029, Asta Cita Presiden, serta Permendagri Nomor 17 Tahun 2025.

Program tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, makan bergizi gratis, pembangunan tiga juta rumah, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, swasembada pangan, pemeriksaan kesehatan gratis, Sekolah Garuda, dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Prof Ahmad Alim Bachri menegaskan bahwa berbagai program tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kondisi dan tantangan pembangunan di Kalimantan Selatan.

Penulis :
Aditya Yohan