HOME  ⁄  Nasional

Polda Metro Jaya Sterilisasi Jalur Kunjungan Presiden Jerman di Tengah Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polda Metro Jaya Sterilisasi Jalur Kunjungan Presiden Jerman di Tengah Pengamanan Aksi Unjuk Rasa
Foto: (Sumber :Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier (tengah) beserta Ibu Negara Jerman Elke Büdenbender (kiri) menuruni tangga pesawat saat tiba di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (15/6/2026) dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Steinmeier di Indonesia dan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto. ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden..)

Pantau - Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi jalur lintasan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Jakarta pada Senin dengan memastikan pengamanan jalur VIP tetap berjalan di tengah pelaksanaan sejumlah aksi unjuk rasa di ibu kota.

Jalur VIP Jadi Prioritas Pengamanan

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan seluruh personel yang bertugas wajib memastikan jalur yang akan dilalui tamu negara berada dalam kondisi aman dan terkendali.

“Pastikan jalur VIP Presiden Jerman steril dan terkendali,” ungkapnya dalam amanat yang dibacakan Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya Kombes Pol Joko Sulistio saat apel gelar pasukan.

Polda Metro Jaya memfokuskan pengamanan di sejumlah ruas jalan, termasuk kawasan Halim Perdanakusuma, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, hingga kawasan TVRI.

Antisipasi Pergerakan Massa Aksi

Kapolda meminta seluruh jajaran mengantisipasi agar massa unjuk rasa tidak bergeser ke jalur yang menjadi lintasan Presiden Jerman selama kunjungan kenegaraan berlangsung.

“Maka, sepanjang jalur tersebut harus dipastikan steril, aman, dan terkendali. Tidak boleh ada massa aksi yang meluas atau bergeser ke jalur lintasan VIP,” katanya.

Ia juga menginstruksikan fungsi lalu lintas dan seluruh satuan terkait untuk bekerja secara sinergis agar pelayanan terhadap aksi penyampaian pendapat dan pengamanan jalur protokol dapat berjalan bersamaan tanpa saling mengganggu.

Penulis :
Ahmad Yusuf