
Pantau - Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Joint Economic and Investment Committee (JEIC) yang kedua pada 2026 sebagai bagian dari penguatan kerja sama ekonomi dan investasi dengan Jerman, sebagaimana disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto usai bertemu Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Jakarta.
Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara membahas penguatan kemitraan di bidang ekonomi, peningkatan investasi, transisi energi, ketahanan energi, serta kerja sama ketenagakerjaan.
Prabowo mengatakan, “Kami menyambut baik program Partnering in Business with Germany yang ditujukan untuk program UMKM. Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee yang kedua tahun ini,” ungkapnya.
JEIC merupakan platform kerja sama antara Indonesia dan Jerman yang melibatkan pemerintah serta sektor swasta untuk meningkatkan kolaborasi di bidang ekonomi dan investasi.
Komite tersebut memiliki ruang lingkup kerja sama yang mencakup perdagangan, industri, investasi, lingkungan hidup dan sumber daya alam, energi, maritim, pariwisata, kesehatan, vokasi, pelatihan tenaga kerja, riset, inovasi startup, serta pengembangan UMKM.
Fokus IEU-CEPA dan Peluang Tenaga Kerja
Prabowo mengungkapkan bahwa dalam pembicaraan empat mata dengan Steinmeier turut dibahas upaya meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan antara kedua negara.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah percepatan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Presiden berharap Jerman dapat mendorong finalisasi perjanjian tersebut di lingkungan negara-negara Eropa agar implementasinya memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha di Indonesia dan Jerman.
Selain isu perdagangan, Prabowo juga menyampaikan keinginan untuk memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman, tidak hanya di sektor keperawatan tetapi juga pada bidang teknologi tingkat tinggi.
Prabowo mengatakan, “Di bidang tenaga kerja kesehatan, kami sangat apresiasi penandatanganan letter of intent mengenai global skills partnership di bidang keperawatan,” ujarnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick





