
Pantau - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, menyatakan proses penentuan tarif Transjabodetabek masih berada dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan karena memerlukan kajian menyeluruh terhadap berbagai aspek yang berdampak pada masyarakat.
Pembahasan Tarif Masih Berlangsung
Welfizon mengatakan bahwa keputusan mengenai tarif belum dapat diambil secara terburu-buru dan nantinya akan disampaikan oleh Gubernur.
“Masih pembahasan. Nanti Pak Gubernur yang akan sampaikan,” ungkap Welfizon.
Ia menjelaskan bahwa penetapan tarif harus melalui pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kondisi fiskal daerah, kualitas dan keberlanjutan layanan, serta kondisi masyarakat sebagai pengguna transportasi umum.
“Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Ada fiskal, layanan, kondisi masyarakat, ability to pay (kemampuan bayar), willingness to pay (kemauan bayar),” jelasnya.
Mekanisme Tarif Juga Masih Dikaji
Selain membahas besaran tarif, Transjakarta masih mengkaji mekanisme yang akan diterapkan untuk layanan Transjabodetabek.
Hingga saat ini, belum dipastikan apakah sistem tarif akan menggunakan skema berbasis jarak seperti MRT atau tetap mempertahankan tarif flat.
Welfizon mengungkapkan pembahasan mengenai tarif telah dilakukan dalam beberapa kali pertemuan dan akan kembali dilanjutkan bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Ini habis ini kita mau meeting di Dishub. Sudah beberapa kali sih, beberapa kali pembahasan,” ujarnya.
- Penulis :
- Arian Mesa





