HOME  ⁄  Nasional

Menteri Agama Nasaruddin Umar Mengajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Menteri Agama Nasaruddin Umar Mengajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah
Foto: Menteri Agama Nasaruddin Umar (sumber: Kemenag)

Pantau - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia memperkuat semangat saling percaya, menjaga persatuan, membangun kepedulian, serta mengabdi bagi bangsa dan kemanusiaan dalam menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah.

Makna Hijrah sebagai Perubahan Menuju Kebaikan

Menurut Nasaruddin Umar, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan menuju sikap dan perilaku yang lebih baik.

Ia mengungkapkan, “Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.”

Menag mengajak masyarakat untuk memperkuat dialog, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan sebagai wujud nyata semangat hijrah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Menurutnya, era disrupsi saat ini ditandai dengan menguatnya sikap individualistik, beragam perbedaan pandangan, serta tantangan sosial yang semakin kompleks.

Dalam kondisi tersebut, ia menilai semangat hijrah perlu diwujudkan melalui kesediaan membangun dialog, penguatan sikap toleransi, dan pemeliharaan persaudaraan kebangsaan.

Ia menyatakan, “Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama.”

Teladan Hijrah Rasulullah SAW dan Ajakan Memulai Perubahan

Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa semangat tersebut merupakan bentuk peneladanan terhadap peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang diperingati setiap Tahun Baru Hijriah.

Menurutnya, hijrah Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kemajuan peradaban tidak hanya ditopang oleh kekuatan dan kecakapan, tetapi juga dibangun melalui persaudaraan, keadilan, dan kepedulian terhadap kemaslahatan bersama.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu turut mengajak masyarakat memulai perubahan dari diri sendiri dan menekankan bahwa masa depan lahir dari keberanian untuk berubah, bukan semata-mata dari harapan.

Ia mengaitkan pesan tersebut dengan firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11 yang menyatakan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.

Nasaruddin Umar mengatakan, “Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama.”

Menutup pesannya, Menag menyampaikan ucapan, “Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya, Nasaruddin Umar, mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita, melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia.”

Penulis :
Leon Weldrick