HOME  ⁄  Nasional

Rusia Membuka Peluang Kuliah Gratis bagi Mahasiswa Indonesia melalui Berbagai Skema Beasiswa

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rusia Membuka Peluang Kuliah Gratis bagi Mahasiswa Indonesia melalui Berbagai Skema Beasiswa
Foto: (Sumber :Ilustrasi: Studi pendidikan tinggi di Rusia. ANTARA/HO-istimewa.)

Pantau - Federasi Rusia menawarkan peluang kuliah gratis bagi mahasiswa Indonesia melalui skema kuota pemerintah dan program beasiswa berbasis prestasi, seiring dimulainya proses penerimaan mahasiswa di universitas-universitas Rusia pada Juni 2026.

Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia Andrey Omelchuk menyampaikan bahwa mahasiswa asing dapat menempuh pendidikan di Rusia dengan biaya mandiri maupun melalui jalur pembiayaan penuh.

Dua Jalur Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia

Andrey mengatakan, “Rusia menawarkan peluang yang luas bagi warga negara asing untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi secara gratis, dan kesempatan ini dimanfaatkan secara aktif oleh para mahasiswa.”

Ia menjelaskan pendaftaran dapat dilakukan dengan memilih universitas tujuan dan mengirimkan dokumen melalui situs resmi kampus, panitia penerimaan, platform Ru.ID, atau langsung ke universitas terkait.

Menurut Andrey, kesempatan kuliah gratis tersedia melalui kuota yang diberikan Pemerintah Federasi Rusia serta bagi pemenang atau peraih posisi runner-up olimpiade yang diselenggarakan universitas Rusia maupun ajang internasional.

Ia mengungkapkan, “Tahun lalu kami meluncurkan program hibah baru untuk mendukung para calon mahasiswa berbakat. Para pemenang dan peraih posisi runner-up dalam Olimpiade Internasional Open Doors mendapatkan paket dukungan yang lebih luas, yang mencakup tidak hanya pembebasan biaya kuliah dan beasiswa, tetapi juga biaya perjalanan, akomodasi, serta asuransi kesehatan.”

Kerja Sama Pendidikan Indonesia dan Rusia Terus Diperkuat

Andrey menyebut sekitar 400.000 mahasiswa internasional saat ini menempuh pendidikan di Rusia, termasuk sekitar 500 mahasiswa asal Indonesia yang banyak memilih program studi hubungan internasional, manajemen, kedokteran, minyak dan gas, serta bidang teknis seperti ilmu komputer dan teknologi informasi.

Ia menambahkan, “Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia berupaya memastikan mahasiswa berbakat dari luar negeri dapat sepenuhnya fokus pada studi mereka dan merasa senyaman mungkin selama berada di negara kami.”

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto sebelumnya menyatakan Indonesia dan Rusia telah memperkuat kerja sama pendidikan tinggi melalui pertukaran mahasiswa, dosen, peneliti, program riset bersama, fasilitasi beasiswa, serta promosi pembelajaran bahasa dan budaya kedua negara.

Brian mengatakan, “Saya percaya bahwa pendidikan tinggi harus menjadi jembatan peradaban. Harapannya, kolaborasi ini akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda kedua negara untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik.”

Penulis :
Aditya Yohan