HOME  ⁄  Nasional

Khofifah Mengajak Masyarakat Memaknai Tahun Baru Islam sebagai Momentum Hijrah dan Kesalehan Sosial

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Khofifah Mengajak Masyarakat Memaknai Tahun Baru Islam sebagai Momentum Hijrah dan Kesalehan Sosial
Foto: (Sumber :Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Surabaya. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim).)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik sekaligus memperkuat semangat tolong-menolong dan kesalehan sosial di Surabaya, Selasa.

Makna Hijrah dan Semangat Tolong-Menolong

Khofifah menegaskan bahwa peringatan 1 Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momen refleksi yang mengandung pembelajaran penting dari perjalanan kaum Muhajirin dan Anshar.

Ia mengungkapkan, “Mari kita memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah, satu momentum yang secara saintifik memberikan pembelajaran yang sangat kuat bagaimana sesungguhnya proses hijrah kaum Muhajirin dan bagaimana kaum Anshar menjadi penolong.”

Menurutnya, nilai-nilai hijrah dapat dimaknai sebagai perubahan menuju kondisi yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.

Khofifah juga menyampaikan bahwa semangat tolong-menolong yang dicontohkan kaum Muhajirin dan Anshar sejalan dengan pesan Surah Al-Maidah ayat 2 tentang pentingnya bekerja sama dalam kebajikan dan ketakwaan.

Ia mengatakan, “Pada posisi seperti inilah bagaimana sesungguhnya tolong-menolong di antara kita menjadi bagian penting untuk membangun kesolehan sosial. Dan yang penting juga bagaimana pergantian tahun dari 1447 Hijriah menuju 1448 Hijriah bisa menjadi momen menghijrahkan kita.”

Ajakan Meningkatkan Kualitas Diri dan Pelayanan Masyarakat

Khofifah mencontohkan bahwa semangat hijrah dapat diwujudkan melalui perubahan positif, seperti dari memiliki utang menjadi mampu melunasinya, dari sebelumnya membutuhkan bantuan menjadi mampu membantu orang lain, hingga dari menggalang sedekah menjadi turut bersedekah.

Ia menilai momentum Tahun Baru Islam dapat menjadi titik awal untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam kehidupan sebagai individu, keluarga, maupun anggota masyarakat.

Khofifah menyatakan, “Oleh karena itu, proses inilah yang menjadi starting point kita untuk bisa berpikir bahwa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan itulah kategori orang yang beruntung. Maka, mulai malam ini, kita akan menggerakkan seluruh ikhtiar kita dan menggerakkan seluruh energi kita menuju kebaikan lebih baik dan lebih baik lagi.”

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga memohon doa agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat terus menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat.

Ia menutup dengan ucapan, “Terima kasih semuanya. Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 Hijriah. Mudah-mudahan tahun depan tambah bahagia, tambah berkah, dan tahun baru ini membawa kemanfaatan untuk kehidupan kita semua. Amin.”

Penulis :
Aditya Yohan