HOME  ⁄  Nasional

Wagub Sulteng Tinjau Korban Gempa di Sigi, Pemerintah Pastikan Bantuan dan Penanganan Darurat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wagub Sulteng Tinjau Korban Gempa di Sigi, Pemerintah Pastikan Bantuan dan Penanganan Darurat
Foto: (Sumber :Rumah warga di Kabupaten Sigi mengalami kerusakan akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). ANTARA/HO-BPBD Sulteng.)

Pantau - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido meninjau langsung warga dan lokasi terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Selasa (16/6), untuk memastikan penanganan darurat dan bantuan bagi masyarakat berjalan optimal.

Reny mendatangi kawasan terdampak gempa dengan melihat kondisi permukiman warga serta berdialog langsung dengan masyarakat guna mengetahui kebutuhan paling mendesak pascabencana.

"Kehadiran kami di lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, serta memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan dengan baik," ujar Reny.

Reny mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan berbagai langkah penanganan untuk meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat.

Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah telah mengerahkan alat berat, mendirikan tenda darurat, menyalurkan bantuan logistik, serta menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak.

Pemerintah juga memastikan layanan kesehatan tetap tersedia selama masa tanggap darurat bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.

Reny menegaskan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, aparat keamanan, dan instansi terkait untuk mempercepat proses penanganan di wilayah terdampak.

"Kami akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan seluruh bantuan yang diperlukan dapat tersalurkan dengan baik," katanya.

Berdasarkan data BNPB hingga Selasa pukul 19.00 WIB, satu warga Kabupaten Sigi dilaporkan meninggal dunia akibat gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah.

Sebanyak 312 jiwa atau 110 kepala keluarga terdampak gempa di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.

Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan dampak paling signifikan dengan 272 jiwa atau 89 kepala keluarga terdampak, 22 warga mengalami luka ringan, dan 13 warga mengalami luka berat.

Kabupaten Parigi Moutong mencatat 40 jiwa atau 21 kepala keluarga terdampak gempa.

Di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga dilaporkan mengalami luka.

Pendataan BNPB mencatat sedikitnya 67 rumah terdampak gempa yang terdiri atas 26 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.

Kerusakan terbanyak terjadi di Kabupaten Sigi dengan 47 rumah terdampak yang terdiri atas 23 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.

Selain rumah warga, enam fasilitas ibadah, dua gedung perkantoran, satu jembatan, dan satu unit usaha mikro kecil menengah juga mengalami kerusakan di Kabupaten Sigi.

Di Kabupaten Poso tercatat lima rumah terdampak dengan tiga rumah rusak ringan.

Di Kabupaten Parigi Moutong terdapat 15 rumah terdampak akibat gempa.

Di Kota Palu, gempa menyebabkan keretakan pada Jembatan III serta kerusakan pada satu fasilitas umum, satu hotel, dan satu tempat usaha.

Penulis :
Ahmad Yusuf