
Pantau - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyatakan masa libur sekolah akan dimanfaatkan untuk melakukan penataan dan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna meningkatkan kualitas layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Bakom Muhammad Qodari mengatakan selama masa libur sekolah operasional SPPG dihentikan sementara agar Badan Gizi Nasional (BGN) memiliki ruang untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh aspek layanan.
"Karena masa liburnya cukup panjang jadi ada rentang waktu dan ruang yang cukup baik bagi BGN untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh," kata Qodari dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
SPPG Akan Dikelompokkan Berdasarkan Kualitas
Qodari menjelaskan evaluasi akan mencakup kondisi fasilitas, proses memasak, standar kebersihan dan kesehatan, hingga kualitas pangan yang disajikan kepada penerima manfaat.
Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar penerapan sistem grading atau pengelompokan kualitas SPPG ke dalam beberapa kategori.
"Ke depan SPPG-nya sendiri akan mengalami grading atau evaluasi. Jadi akan ada kelas-kelas SPPG. Yang bagus itu A, yang sedang itu B, yang kurang bagus itu C. Kelas-kelas grading dari SPPG itu akan mempengaruhi insentifnya. Jadi angka insentifnya tidak akan sama," ungkapnya.
Menurut Qodari, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah pembenahan lain, termasuk moratorium pembangunan SPPG baru dan penghitungan ulang insentif bagi setiap dapur MBG.
BGN Audit Dapur MBG dan Tutup SPPG Tak Layak
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pihaknya akan melakukan audit terhadap seluruh dapur MBG selama masa libur sekolah berlangsung.
Audit tersebut bertujuan memastikan seluruh SPPG memenuhi standar keamanan pangan, kualitas layanan, dan tata kelola program peningkatan gizi nasional.
BGN juga akan menutup SPPG yang dinilai tidak layak atau tidak memenuhi standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Agustina menjelaskan insentif bagi setiap SPPG ke depan akan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat serta indikator kualitas makanan yang disajikan.
Fokus Tingkatkan Kualitas Program MBG
Selain melakukan audit dan penilaian kualitas, BGN juga membuka kemungkinan penggabungan sejumlah SPPG sebagai bagian dari proses penyesuaian dan peningkatan efektivitas layanan.
Langkah tersebut dilakukan setelah pemerintah memastikan data penerima manfaat program MBG telah akurat dan sesuai sasaran.
Penataan selama masa libur sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan MBG bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita ketika program kembali berjalan setelah masa liburan berakhir.
- Penulis :
- Aditya Yohan





