
Pantau - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara menyebut keterbatasan lahan parkir pribadi menjadi salah satu penyebab utama maraknya praktik parkir liar di wilayah Jakarta Utara yang berdampak pada kemacetan lalu lintas.
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Sudinhub Jakarta Utara, Yulza Romadhoni Putra, mengatakan banyak warga masih memarkir kendaraan secara sembarangan karena minimnya lahan parkir yang tersedia.
“Selain itu parkir liar terjadi karena rendahnya kesadaran pengguna kendaraan untuk memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang tersedia,” kata Yulza di Jakarta, Rabu.
Parkir Liar Sebabkan Penyempitan Jalan
Menurut Yulza, keberadaan parkir liar menyebabkan penyempitan ruas jalan atau bottle neck yang berdampak langsung terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Akibatnya, pengguna jalan lainnya harus menghadapi kemacetan yang semakin parah di sejumlah titik.
“Kondisi ini tentu merugikan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Sudinhub Jakarta Utara mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan bahu jalan maupun fasilitas umum sebagai lokasi parkir dan pangkalan liar.
Pengendara yang tetap melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Gunakan fasilitas tempat parkir resmi yang telah disediakan demi kenyamanan berkendara di Jakarta Utara," ungkap Yulza.
Operasi Penertiban Terus Digencarkan
Sudinhub Jakarta Utara terus melakukan operasi gabungan penertiban parkir liar di berbagai wilayah sebagai upaya mengurangi kemacetan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Rudy Saptari Sulesuryana, mengatakan selama periode 8 hingga 15 Juni 2026 petugas telah menindak ratusan kendaraan yang melanggar aturan parkir.
Kendaraan yang ditindak meliputi sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga truk trailer.
“Selama periode 8 Juni hingga 15 Juni 2026, petugas menindak ratusan kendaraan roda dua, mobil pribadi, bus, hingga truk trailer yang melanggar aturan parkir,” kata Rudy.
Ia menegaskan penindakan dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus mengurai titik-titik kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan





