
Pantau - Sejumlah ahli gizi di Amerika Serikat merekomendasikan empat jenis minuman yang dinilai ramah terhadap gula darah apabila dikonsumsi pada malam hari, yakni teh kamomil, teh hijau tanpa kafein, susu emas (golden milk), dan minuman protein rendah gula.
Menurut laporan yang disiarkan Eating Well pada Selasa (16/6), rekomendasi tersebut diberikan sebagai alternatif pengganti minuman manis yang berisiko memicu lonjakan kadar gula darah saat malam hari.
Ahli gizi Paloma Vega mengatakan, “Minuman manis seperti soda, teh manis, jus, dan kopi manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat karena cepat diserap dan kekurangan serat, lemak, atau protein untuk memperlambat pencernaan.”
Teh Herbal dan Teh Hijau Jadi Pilihan Utama
Teh kamomil disebut dapat membantu tubuh lebih rileks menjelang tidur sekaligus tidak mengandung gula tambahan.
Vega mengungkapkan bahwa teh kamomil berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah puasa dan A1C berdasarkan hasil penelitian terbaru.
Ia menyarankan teh kamomil dikonsumsi tanpa tambahan madu, gula, maupun pemanis lainnya agar manfaatnya tetap optimal.
Selain itu, teh hijau tanpa kafein juga direkomendasikan karena kaya antioksidan dan flavonoid yang berperan dalam menjaga kesehatan metabolisme.
Ahli gizi Lisa Stollman menjelaskan bahwa flavonoid dapat membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif dan peradangan yang berkaitan dengan komplikasi diabetes.
Vega menambahkan bahwa polifenol dalam teh hijau dapat membantu tubuh merespons insulin dengan lebih efektif sehingga kadar gula darah lebih stabil.
Untuk meningkatkan cita rasa, teh hijau dapat dikonsumsi bersama daun mint, jahe, lemon, atau blueberry tanpa tambahan gula.
Susu Emas dan Minuman Protein Rendah Gula
Pilihan lainnya adalah susu emas atau golden milk, minuman berbahan dasar susu dan kunyit yang dipadukan dengan rempah-rempah seperti kayu manis, jahe, dan lada hitam.
Ahli gizi Val Warner menyarankan masyarakat membuat susu emas sendiri di rumah untuk menghindari kandungan gula berlebih yang kerap ditemukan pada produk kemasan.
“Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi, dan ketika anda membuatnya dengan susu tanpa pemanis, anda mendapatkan sedikit protein dan lemak yang membantu menstabilkan gula darah semalaman,” ungkap Warner.
Warner juga menyebut minuman protein rendah gula dapat menjadi pilihan bagi individu yang aktif berolahraga atau kerap mengalami penurunan gula darah saat bangun tidur.
“Protein menjaga gula darah tetap stabil sepanjang malam dan mendukung pemulihan otot saat anda tidur,” ujarnya.
Menurut Warner, minuman protein yang ideal sebaiknya mengandung minimal 20 gram protein dan kurang dari 5 gram gula tambahan.
Ahli Ingatkan Hindari Gula Tambahan pada Malam Hari
Para ahli menekankan bahwa manfaat minuman-minuman tersebut akan lebih optimal apabila tidak disertai tambahan gula maupun pemanis lainnya.
Warner mengingatkan, “Semakin sedikit gula tambahan, semakin baik, terutama di malam hari ketika Anda kurang aktif dan tubuh Anda kurang efisien dalam membersihkan glukosa.”
Temuan tersebut menjadi panduan bagi masyarakat yang ingin menjaga kestabilan gula darah sekaligus mendukung kualitas tidur dan kesehatan metabolisme pada malam hari.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





