
Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar menyambut kepulangan jamaah haji kelompok terbang (kloter) 22 asal Kabupaten Bone di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, setelah rombongan tiba dan mendarat kembali di Indonesia.
PPIH Harapkan Jamaah Menjadi Haji Mabrur
Wakil Koordinator Penjemputan dan Penerimaan Jamaah Haji PPIH Debarkasi Makassar, Wahyuddin Hakim, menyampaikan sambutan kepada para jamaah yang baru kembali dari Tanah Suci.
Ia berharap para jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan nilai-nilai ibadah haji dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan tempat tinggal masing-masing.
"Selamat datang kembali ke tanah air, semoga haji mabrur yang didapatkan ini bisa berefek luas bagi masyarakat Bone khususnya di lingkungan tempat tinggal masing-masing", ungkap Wahyuddin.
Setelah proses penyambutan selesai, dilakukan serah terima jamaah haji dari PPIH Debarkasi Makassar kepada Pemerintah Kabupaten Bone.
Serah terima manifes jamaah dilakukan oleh Wahyuddin Hakim kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Bone, Andi Yasmin Tahir yang menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bone.
Pemkab Bone Sampaikan Duka dan Doa untuk Jamaah
Dalam kesempatan tersebut, Andi Yasmin Tahir menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Bone di Arab Saudi.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah seorang jemaah haji Kabupaten Bone di Tanah Suci. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT", ujar Yasmin.
Yasmin juga menyampaikan doa bagi jamaah haji asal Bone yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
Pemerintah Kabupaten Bone berharap jamaah yang sedang sakit dapat segera pulih dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.
Berdasarkan data PPIH Debarkasi Makassar, kloter 22 awalnya berjumlah 391 jamaah.
Sebanyak 387 jamaah kembali bersama rombongan saat kepulangan ke Indonesia.
Jumlah tersebut terdiri atas 114 jamaah laki-laki dan 273 jamaah perempuan.
Selisih jumlah jamaah antara keberangkatan dan kepulangan disebabkan adanya jamaah yang wafat serta jamaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
PPIH Debarkasi Makassar terus melakukan koordinasi terkait proses pemulangan jamaah yang masih dirawat hingga dapat kembali ke tanah air.
- Penulis :
- Shila Glorya





