billboard mobile
HOME  ⁄  Nasional

A.M. Hendropriyono Minta Masyarakat Waspadai Hoaks dan Upaya Adu Domba Bangsa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

A.M. Hendropriyono Minta Masyarakat Waspadai Hoaks dan Upaya Adu Domba Bangsa
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. A.M. Hendropriyono dalam acara yang digelar di Istana Negara, Jakarta. ANTARA/Fathur Rochman.)

Pantau - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar mewaspadai berbagai upaya adu domba yang dilakukan melalui penyebaran informasi tidak benar, hoaks, dan provokasi yang berpotensi memecah belah bangsa.

Peringatan tersebut disampaikan Hendropriyono di Jakarta, Jumat (19/6), menyikapi berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia mengatakan, “Kita semua perlu waspada terhadap berbagai informasi yang tidak benar, apalagi fitnah, hoaks, dan provokasi yang sengaja disebarkan untuk mengadu domba sesama anak bangsa.”

Menurut Hendropriyono, sejarah menunjukkan perpecahan sering kali berawal dari informasi menyesatkan dan kecurigaan yang sengaja ditanamkan di tengah masyarakat.

Demokrasi Harus Berjalan Secara Konstitusional

Guru besar intelijen tersebut menegaskan bahwa perbedaan pendapat dalam negara demokrasi merupakan hal yang wajar, namun harus disampaikan melalui mekanisme yang sah, damai, dan sesuai konstitusi.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumber maupun tujuannya.

Hendropriyono mengatakan, “Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumber dan tujuannya.”

Menurutnya, persatuan bangsa, ketertiban konstitusi, dan keselamatan negara harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun ambisi politik jangka pendek.

Ia menilai segala upaya inkonstitusional yang mengancam pemerintahan yang sah dan persatuan bangsa tidak boleh mendapat tempat dalam kehidupan bernegara.

Bantah Tuduhan Terlibat Gerakan Gulingkan Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Hendropriyono juga menanggapi tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan gerakan yang mengkritik keras pemerintah atau upaya menggulingkan pemerintahan yang sah.

Ia menegaskan, “Saya menegaskan bahwa saya dan orang-orang yang dekat dengan saya tidak terlibat, tidak mendukung, dan tidak pernah memerintahkan siapa pun untuk melakukan kegiatan yang bertujuan menggulingkan pemerintahan yang sah.”

Menurut Hendropriyono, penyampaian pendapat di muka umum harus tetap berada dalam koridor hukum dan konstitusi.

Ia juga menyebut berbagai tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan agenda menggulingkan pemerintah tanpa bukti sebagai hoaks dan fitnah.

Hendropriyono menegaskan komitmennya untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan stabilitas nasional.

Ia mengatakan, “Prinsip saya tetap sama, menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan stabilitas nasional.”

Di akhir pernyataannya, Hendropriyono mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa fakta sebelum menyebarkan informasi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

Ia menegaskan, “Saya tidak pernah dan tidak akan berada di belakang demonstrasi apa pun untuk menggulingkan pemerintah.”

Penulis :
Ahmad Yusuf
Kemenkeu 2026