
Pantau - Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) merilis hasil survei yang menunjukkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi magnet utama dalam meningkatkan citra positif Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di mata masyarakat.
Direktur Riset dan Kebijakan Politik LPI Fernando Emas menyebut temuan tersebut mencerminkan kuatnya pengaruh figur dalam membentuk persepsi publik terhadap partai politik.
"Terhadap PSI, terjadi perpindahan persepsi dari figur kepada partai," ungkap Fernando.
Mayoritas Responden Nilai Jokowi Tingkatkan Citra PSI
Hasil survei menunjukkan rata-rata 70,2 persen responden menilai kedekatan PSI dengan Jokowi mampu meningkatkan citra positif partai tersebut.
Sebanyak 37,7 persen responden menyatakan dapat meningkatkan citra, 26,4 persen menjawab cukup dapat meningkatkan, dan 6,1 persen menilai sangat dapat meningkatkan.
Sementara itu, 15,5 persen responden menyebut tidak dapat meningkatkan, 10,5 persen menjawab kurang dapat meningkatkan, dan 3,8 persen memilih tidak menjawab.
LPI juga mencatat 77,8 persen responden menilai Jokowi memiliki pengaruh terhadap dukungan masyarakat kepada PSI.
Rinciannya, 35,8 persen responden menjawab berpengaruh, 30,9 persen cukup berpengaruh, dan 11,1 persen sangat berpengaruh.
PSI Dinilai Mencerminkan Karakter Jokowi
Fernando mengatakan citra positif Jokowi turut melekat pada identitas PSI di mata publik.
"Seperti halnya persepsi publik terhadap figur Jokowi yang dikenal merakyat dan gaya kepemimpinannya yang unik dan khas," ujarnya.
Sebanyak 64,9 persen responden menilai PSI merupakan partai yang merakyat seperti Jokowi.
Selain itu, 62,8 persen responden menilai PSI mencerminkan gaya kepemimpinan Jokowi.
Fernando mengungkapkan berbagai temuan tersebut menunjukkan PSI dan Jokowi telah menjadi satu paket identitas politik di mata masyarakat.
"Ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari strategi komunikasi politik partai yang konsisten sejak bergabungnya pendukung Jokowi ke PSI hingga terpilihnya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum," katanya.
Survei bertajuk Pengaruh Sosok Jokowi terhadap Citra PSI dalam Pandangan Masyarakat itu dilakukan secara daring pada 10-17 Juni 2026 di 32 provinsi dengan melibatkan 1.922 responden.
Survei menggunakan metode multistage random sampling dan stratified quota sampling dengan margin of error sebesar ±2,54 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





