HOME  ⁄  Nasional

Stasiun Sumberpucung Dorong Wisata Karangkates dan Perkuat Perputaran Ekonomi Warga Malang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Stasiun Sumberpucung Dorong Wisata Karangkates dan Perkuat Perputaran Ekonomi Warga Malang
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Stasiun Sumberpucung..)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut Stasiun Sumberpucung di Kabupaten Malang menjadi akses penting yang memudahkan masyarakat dan wisatawan menuju kawasan Bendungan Sutami atau Waduk Karangkates sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan stasiun tersebut tidak hanya berfungsi sebagai titik transportasi, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas masyarakat menuju tempat kerja, sekolah, pasar, dan destinasi wisata.

“Stasiun Sumberpucung menjadi pintu yang dekat dengan kehidupan warga. Dari stasiun ini, akses menuju kawasan Karangkates, tempat kerja, sekolah, pasar, dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih terbuka,” ujar Anne.

Jumlah Penumpang Tumbuh Signifikan

Berdasarkan data KAI, Stasiun Sumberpucung melayani 984 pelanggan naik dan 793 pelanggan turun sepanjang Maret hingga Mei 2026.

Jumlah pelanggan naik meningkat 15,49 persen dibandingkan periode Oktober hingga Desember 2025 yang tercatat sebanyak 852 pelanggan.

Sementara itu, pelanggan turun tumbuh 21,63 persen dari sebelumnya 652 pelanggan.

Secara keseluruhan, volume penumpang naik dan turun meningkat dari 1.504 pelanggan menjadi 1.777 pelanggan atau tumbuh 18,15 persen.

“Angka pertumbuhan pelanggan ini penting dibaca sebagai suara masyarakat. Ketika akses tersedia, warga memanfaatkannya. Karena itu, peningkatan perhatian terhadap stasiun-stasiun seperti Sumberpucung akan memberi dampak langsung bagi kehidupan daerah,” kata Anne.

Dukung Wisata dan Aktivitas Ekonomi Lokal

Kecamatan Sumberpucung memiliki 58.955 penduduk dengan 41.201 jiwa berada pada usia produktif 15 hingga 64 tahun.

Kelompok usia produktif tersebut terdiri atas pekerja, pelaku usaha, petani, pembudidaya ikan, pedagang, pelajar, hingga keluarga muda yang membutuhkan akses transportasi yang memadai.

Kawasan Bendungan Sutami sendiri menjadi pusat berbagai aktivitas mulai dari wisata, pengelolaan air, irigasi, pembangkit listrik, hingga budidaya ikan air tawar melalui keramba jaring apung.

KAI menilai kehadiran layanan kereta api turut memperluas manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM, pedagang, pembudidaya ikan, pengelola wisata, dan masyarakat sekitar.

“Satu perjalanan yang lebih mudah dapat berarti peluang kerja yang lebih luas. Satu akses transportasi yang lebih terjangkau dapat berarti biaya keluarga yang lebih hemat. Satu jadwal perjalanan yang lebih pasti dapat berarti waktu pulang yang lebih tenang bagi orang tua yang ditunggu anaknya di rumah,” ungkap Anne.

Potensi Pengembangan Kawasan Terus Terbuka

KAI menilai kawasan Karangkates memiliki peluang berkembang lebih besar seiring rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Bendungan Sutami.

Peningkatan akses menuju Stasiun Sumberpucung dinilai penting untuk mendukung kebutuhan mobilitas tenaga kerja, pelaku usaha, UMKM, dan wisatawan.

Saat ini Stasiun Sumberpucung melayani perjalanan KA Malabar relasi Malang-Bandung, KA Matarmaja relasi Malang-Pasar Senen, serta Commuter Line Dhoho dan Commuter Line Penataran.

“Setiap stasiun menyimpan cerita tentang masyarakat yang ingin hidup lebih baik. Di Sumberpucung, kereta api mendekatkan warga dengan pekerjaan, pendidikan, wisata, dan harapan. Ketika konektivitas daerah diperkuat, yang ikut tumbuh adalah kesempatan, kebanggaan, dan masa depan masyarakat,” tutup Anne.

Penulis :
Ahmad Yusuf