HOME  ⁄  Nasional

Kemenpar Perkuat Kampanye #DiIndonesiaAja Lewat Forum BBWI 3B untuk Sebar Wisatawan ke Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemenpar Perkuat Kampanye #DiIndonesiaAja Lewat Forum BBWI 3B untuk Sebar Wisatawan ke Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi
Foto: Kementerian Pariwisata menyelenggarakan Forum Table Top Bangga Berwisata di Indonesia yang mengangkat kawasan strategis Buleleng-Jembrana-Banyuwangi di Bali, Rabu 10/6/2026 (sumber: Kementerian Pariwisata)

Pantau - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kampanye nasional #DiIndonesiaAja melalui penyelenggaraan Forum Table Top Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) 3B yang mengangkat kawasan Buleleng, Jembrana, dan Banyuwangi guna mempromosikan destinasi wisata sekaligus mendorong pemerataan kunjungan wisatawan.

Forum BBWI 3B diselenggarakan pada 10 Juni 2026 di Kota Denpasar, Bali, dengan mempertemukan pelaku usaha pariwisata kawasan Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi dengan agen perjalanan wisata serta penyelenggara perjalanan wisata sebagai calon mitra bisnis.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, berharap forum tersebut menjadi wadah lahirnya transaksi bisnis dan kemitraan yang dapat menghasilkan produk serta paket wisata menarik untuk menyambut libur sekolah Juni–Juli 2026.

Ia mengungkapkan bahwa forum tersebut diharapkan mampu mempertemukan pelaku usaha wisata dengan penyusun paket perjalanan wisata guna memperluas peluang kerja sama yang berkelanjutan.

Dorong Pemerataan Kunjungan dan Manfaat Ekonomi

Forum Table Top BBWI 3B menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mengatasi tingginya konsentrasi wisatawan di kawasan Bali Selatan.

Melalui kegiatan tersebut, arus kunjungan wisatawan diharapkan dapat tersebar lebih merata ke wilayah lain seperti Buleleng, Jembrana, dan Banyuwangi.

Pemerintah menilai pemerataan kunjungan wisatawan akan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat di kawasan tujuan wisata tersebut.

Selain memperluas distribusi manfaat ekonomi, forum juga bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah destinasi wisata.

Pemerintah juga mendorong pembangunan ekosistem pariwisata yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan melalui pengembangan kawasan 3B.

Kemenpar menilai Bali Utara dan Bali Barat memiliki potensi besar yang masih dapat dikembangkan lebih optimal untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Banyuwangi juga menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam upaya perluasan manfaat ekonomi sektor pariwisata.

Perkuat Kemitraan Industri dan Target Wisata Nusantara

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Erwita Dianti, menyampaikan kegiatan tersebut diikuti oleh 30 pelaku usaha pariwisata terkurasi yang mewakili sektor akomodasi, jasa pariwisata, serta sejumlah desa wisata unggulan.

Kemenpar secara khusus mengundang buyers yang memiliki reputasi tinggi, kualitas layanan yang baik, dan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi.

Kolaborasi antara buyers dan pelaku usaha kawasan 3B diharapkan menghasilkan produk wisata yang berkualitas, berdaya saing tinggi, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan saat ini.

Melalui format table top, peserta dapat memperkenalkan potensi destinasi wisata kawasan 3B sekaligus memperluas jaringan bisnis antarpelaku industri pariwisata.

Forum BBWI 3B juga menjadi bagian dari implementasi strategi kampanye Bangga Berwisata di Indonesia yang bertujuan meningkatkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan mendukung target 1,2 miliar perjalanan wisatawan nusantara pada 2026.

Promosi dalam kegiatan tersebut secara khusus diarahkan untuk meningkatkan perjalanan wisata selama masa libur sekolah melalui penawaran berbagai produk dan paket wisata alternatif.

Kunjungan Wisatawan Tumbuh Positif

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–April 2026 mencapai 4,68 juta kunjungan atau meningkat 8,24 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Bali masih menjadi destinasi utama atau top of mind wisatawan yang berkunjung ke Indonesia sekaligus pintu masuk utama wisatawan mancanegara.

Pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan tren positif dengan total 417,06 juta perjalanan pada kuartal I–II 2026 atau meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pemerintah menilai pertumbuhan wisatawan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas distribusi manfaat ekonomi pariwisata ke berbagai daerah.

Potensi transaksi yang dihasilkan dari Forum BBWI 3B diperkirakan mencapai Rp3,67 miliar.

Potensi pemesanan produk wisata, paket perjalanan, dan akomodasi dalam kegiatan tersebut diperkirakan mencapai 6.830 orang.

Penulis :
Shila Glorya