HOME  ⁄  Nasional

TNI AD Klarifikasi Video Viral Ajudan Perwira Ikut Jogja Marathon, Sebut Hanya Kesalahpahaman di Lapangan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

TNI AD Klarifikasi Video Viral Ajudan Perwira Ikut Jogja Marathon, Sebut Hanya Kesalahpahaman di Lapangan
Foto: (Sumber :Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat jumpa pers di Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026). ANTARA/Walda Marison.)

Pantau - TNI Angkatan Darat (TNI AD) menjelaskan video viral yang memperlihatkan ajudan seorang perwira tinggi TNI AD diberhentikan panitia saat mengikuti ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 di Yogyakarta pada Minggu (21/6/2026).

Video tersebut ramai beredar di media sosial dan diunggah oleh sejumlah akun, termasuk @eventlari.id.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan insiden tersebut terjadi karena kesalahpahaman antara petugas pengawas lintasan dan ajudan Komandan Korem 072/Pamungkas.

Ia mengungkapkan, “Dapat kami jelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas saat kegiatan berlangsung.”

BIB Peserta Terlepas Saat Perlombaan

Donny menjelaskan perwira yang mengikuti ajang tersebut adalah Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono yang menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas.

Yuniar mengikuti lomba bersama istrinya, seorang anak, dan ajudannya yang seluruhnya terdaftar sebagai peserta resmi.

Mereka juga telah memperoleh BIB atau nomor identitas peserta yang wajib digunakan selama perlombaan berlangsung.

Namun, nomor identitas milik ajudan tersebut diduga terlepas ketika berada di lintasan yang padat peserta.

Ia mengungkapkan, “Dalam pelaksanaannya diduga nomor peserta tersebut terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas.”

Akibatnya, panitia menghentikan ajudan yang saat itu sedang berlari sambil mendokumentasikan kegiatan Yuniar selama perlombaan.

TNI AD Sebut Masalah Sudah Diselesaikan

Peristiwa tersebut sempat memicu perdebatan antara Yuniar dan panitia yang terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Menurut Donny, pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi setelah kejadian tersebut.

Ia mengungkapkan, “Setelah kejadian tersebut, pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung. Seluruh pihak memahami bahwa kejadian tersebut murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan dengan baik.”

TNI AD juga mengapresiasi panitia yang dinilai telah menjalankan tugas secara profesional dalam menjaga ketertiban dan menerapkan aturan perlombaan.

Donny mengimbau masyarakat untuk menyikapi peristiwa tersebut secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan informasi yang belum terverifikasi.

Ia mengungkapkan, “Kami berharap masyarakat dapat melihat peristiwa ini secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.”

Penulis :
Aditya Yohan