HOME  ⁄  Nasional

Duta Besar RI Tatang Razak Jadi Satu-satunya Pengamat Asia dalam Putaran Kedua Pilpres Kolombia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Duta Besar RI Tatang Razak Jadi Satu-satunya Pengamat Asia dalam Putaran Kedua Pilpres Kolombia
Foto: Duta Besar RI untuk Kolombia Tatang Budie Utama Razak (sumber: ANTARA/Bayu Prasetyo)

Pantau - Duta Besar RI untuk Kolombia, Tatang Budie Utama Razak, berpartisipasi sebagai pengamat internasional dalam pemantauan putaran kedua pemilihan presiden Kolombia atas undangan otoritas pemilu Kolombia, Consejo Nacional Electoral, sebagaimana disampaikan dalam siaran pers Kedutaan Besar RI di Bogota yang diterima pada Senin, 22 Juni 2026.

Tatang Razak menjadi satu-satunya pengamat dari Asia yang diundang secara resmi dalam pemantauan pemilu tersebut.

Selain Tatang Razak, pengamat internasional yang hadir berasal dari lebih dari 20 negara.

Pemantauan dilakukan di sejumlah lokasi pemungutan suara, dengan pengamatan putaran pertama berlangsung di Medellin dan putaran kedua dilaksanakan di Bogota.

Pemungutan Suara Berlangsung Lancar

Proses pemungutan suara ditutup pada Sabtu waktu setempat.

Menjelang hari pemungutan suara, muncul kekhawatiran terkait potensi kerusuhan akibat polarisasi politik yang terjadi di Kolombia.

Situasi politik sebelumnya juga sempat diwarnai tindakan kekerasan terhadap jurnalis dan sejumlah kandidat.

Meskipun demikian, pelaksanaan pemilu berlangsung lancar tanpa insiden serius selama proses pemungutan suara berlangsung.

Setelah pemungutan suara ditutup pada pukul 16.00 waktu setempat, para pengamat internasional mengikuti proses penghitungan suara di pusat komando pemilu.

Abelardo de la Espriella Unggul Sementara

Berdasarkan hasil penghitungan cepat terhadap seluruh suara yang masuk, kandidat kubu kanan Abelardo de la Espriella unggul sementara dalam pemilihan presiden Kolombia.

Abelardo de la Espriella memperoleh 12.950.642 suara atau setara 49,65 persen dari total suara.

Kandidat kubu kiri Ivan Cepeda yang didukung Presiden Kolombia Gustavo Petro berada di posisi kedua dengan perolehan 12.702.592 suara atau 48,70 persen dari total suara.

Selisih suara antara kedua kandidat terpantau relatif tipis berdasarkan hasil penghitungan cepat tersebut.

Komisi Pemilihan Umum Kolombia dijadwalkan mengumumkan hasil resmi pemilu dalam waktu satu pekan setelah pemungutan suara.

Penulis :
Shila Glorya