HOME  ⁄  Nasional

Bahlil Ungkap Tiga Strategi Pemerintah untuk Meningkatkan Lifting Minyak dan Kurangi Impor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bahlil Ungkap Tiga Strategi Pemerintah untuk Meningkatkan Lifting Minyak dan Kurangi Impor
Foto: (Sumber :Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat memberi sambutan pada acara Seminar Nasional Kajian Tengah Tahun INDEF 2026, di Jakarta, Kamis (25/6/2026). ANTARA/Khaerul Izan.)

Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan lifting minyak dalam negeri melalui tiga pendekatan utama guna mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah, sebagaimana disampaikan dalam Seminar Nasional Kajian Tengah Tahun INDEF 2026 di Jakarta, Kamis (25/6).

Pemerintah Fokus Tingkatkan Produksi Minyak

Bahlil mengatakan pemerintah akan meningkatkan lifting minyak melalui pemanfaatan teknologi, menghidupkan kembali Plan of Development (PoD) yang sebelumnya mangkrak, serta memperluas kegiatan eksplorasi.

Ia menjelaskan Indonesia pernah mencatat produksi minyak lebih dari 1,6 juta barel per hari pada 1996-1997 ketika kebutuhan domestik hanya sekitar 500 ribu barel per hari sehingga mampu mengekspor sekitar 1,1 juta barel per hari.

Namun, kondisi tersebut kini berubah karena lifting minyak pada 2025 hanya mencapai sekitar 605 ribu hingga 610 ribu barel per hari, sementara kebutuhan nasional telah meningkat menjadi sekitar 1,6 juta barel per hari.

Akibat selisih tersebut, Indonesia saat ini masih mengimpor sekitar 1,1 juta barel minyak per hari karena banyak sumur minyak yang telah berusia tua sehingga produktivitasnya terus menurun.

Bahlil mengungkapkan, "Total sumur kita yang berfungsi, yang dikuasai oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S), kurang lebih sekitar 39.000 sampai 40.000 sumur. Dan idle well (sumur mati suri) kurang lebih sekitar 16.000-17.000 sumur. Jadi itu yang ada di kita kurang lebih sekitar 18.000 sampai 19.000 produktif."

Eksplorasi Jadi Salah Satu Langkah Utama

Selain mengoptimalkan sumur yang ada, Kementerian ESDM juga mendorong eksplorasi guna menambah cadangan minyak nasional.

Bahlil mengungkapkan, "Mau tidak mau-mau kita melakukan eksplorasi, kita punya sekitar 120 potensi sumur yang sekarang sudah melakukan tender eksplorasi."

Pemerintah berharap berbagai langkah tersebut dapat meningkatkan produksi minyak nasional secara bertahap sekaligus memperkuat ketahanan energi dan menekan ketergantungan terhadap impor minyak mentah.

Penulis :
Ahmad Yusuf