HOME  ⁄  Nasional

Wakil Kepala Badan Antariksa dan Industri Pertahanan China Diselidiki atas Dugaan Korupsi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wakil Kepala Badan Antariksa dan Industri Pertahanan China Diselidiki atas Dugaan Korupsi
Foto: (Sumber :Ilustrasi China. ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Komisi Pusat Inspeksi Disiplin China (CCDI) dan Komisi Pengawas Nasional menyelidiki Wakil Kepala Badan Negara untuk Sains, Teknologi, dan Industri Pertahanan Nasional (SASTIND), Bian Zhigang, atas dugaan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum.

CCDI Selidiki Pejabat Senior SASTIND

Bian Zhigang, yang juga merupakan anggota Kelompok Partai Komunis China di SASTIND, menjadi sasaran pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi.

Berdasarkan pengumuman CCDI, Bian telah lama berkarier di sektor sains, teknologi, dan industri pertahanan China serta menjabat sebagai wakil kepala SASTIND sejak Februari 2024.

Kelompok Partai SASTIND menyatakan dukungannya terhadap proses pemeriksaan yang dilakukan CCDI.

Sekretaris Kelompok Partai sekaligus Kepala SASTIND Shan Zhongde mengatakan, “Hal ini juga sepenuhnya mencerminkan sikap tegas Partai dalam mempertahankan perjuangan antikorupsi tanpa terkecuali. Setiap tindakan korupsi harus diberantas dan setiap praktik suap harus ditindak.”

Ia juga mengungkapkan, “Keputusan ini juga sepenuhnya mengirimkan sinyal kuat bahwa perjuangan melawan korupsi akan terus dilanjutkan sampai akhir, tanpa berhenti satu langkah pun dan tanpa mundur setengah langkah pun.”

Tambah Daftar Pejabat yang Diperiksa

Sebelum menjabat di SASTIND, Bian juga pernah menjadi wakil kepala Badan Antariksa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) dan aktif mewakili lembaga tersebut dalam berbagai forum internasional mengenai eksplorasi Bulan serta kerja sama antariksa global.

Kasus Bian menambah daftar pejabat yang diperiksa dalam kampanye pemberantasan korupsi yang digulirkan Presiden Xi Jinping sejak 2012.

Sebelumnya, pada April 2026, CCDI juga mengumumkan penyelidikan terhadap mantan anggota Politbiro Partai Komunis China sekaligus mantan Sekretaris Partai di Xinjiang, Ma Xingrui, atas dugaan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum.

Menurut data Komisi Pusat Inspeksi Disiplin dan Komisi Pengawas Nasional China, sepanjang 2025 sebanyak 69 pejabat setingkat provinsi atau lebih tinggi serta sekitar 983 ribu orang telah dijatuhi hukuman dalam kasus korupsi.

Penulis :
Ahmad Yusuf