HOME  ⁄  Nasional

Ace Hasan Sebut Camp Religi Internasional Cetak Pemuda Berwawasan Global dan Moderat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ace Hasan Sebut Camp Religi Internasional Cetak Pemuda Berwawasan Global dan Moderat
Foto: (Sumber :Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) Ace Hasan Syadzily (ketiga dari kanan) membuka Camp Religi Mubarakah VIII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pusbangdai Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). ANTARA/HO-dokumetasi pribadi.)

Pantau - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) Ace Hasan Syadzily menyatakan Camp Religi Mubarakah VIII Tahun 2026 menjadi agenda internasional strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, melahirkan pemuda berwawasan global, serta memperkuat kolaborasi pemuda dari berbagai negara.

Camp Religi Libatkan Peserta dari 12 Negara

Ace Hasan mengatakan kegiatan yang digelar di Pusbangdai Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (25/6), diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan delegasi dari 12 negara sahabat.

Ia mengungkapkan, "Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi internasional antarpemuda masjid, tetapi juga ruang kolaborasi untuk melahirkan generasi muda yang religius, moderat, berkarakter, dan memiliki wawasan global," ujarnya.

Menurut Ace, para peserta akan saling bertukar gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengembangan kepemudaan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Acara pembukaan turut dihadiri Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus, Bupati Sukabumi Asep Jafar, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara, Ketua DPRD Sukabumi, serta jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Generasi Muda

Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus menegaskan kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki keimanan kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Ia mengatakan, "Kondisi saat ini penuh tantangan. Bahaya narkoba sudah masuk dari pintu ke pintu. Belum lagi pengaruh penggunaan handphone dan media digital yang setiap saat bisa membawa anak-anak muda pada hal-hal baik maupun buruk. Oleh karena itu, akhlak dan keimanan harus diperkuat agar mereka tetap berada di jalan yang benar," katanya.

Selama pelaksanaan camp, peserta mengikuti pembelajaran Al-Qur'an, kajian keislaman, pelatihan kepemimpinan, dialog kebangsaan dan kepemudaan internasional, pertukaran budaya, bakti sosial, wisata religi, hingga pembiasaan salat berjamaah.

Said menambahkan, "Di sini mereka berlatih membaca Al-Qur'an, melaksanakan salat berjamaah tepat waktu, membangun kedisiplinan, serta memperkuat karakter kepemimpinan. Ini bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang berakhlak dan siap menghadapi masa depan," ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini juga diperebutkan Piala Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia, Bahlil Lahadalia, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kenegaraan.

Penulis :
Ahmad Yusuf