HOME  ⁄  Nasional

Polri Mutasi 1.121 Personel untuk Perkuat Organisasi dan Tingkatkan Pelayanan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polri Mutasi 1.121 Personel untuk Perkuat Organisasi dan Tingkatkan Pelayanan
Foto: (Sumber :Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kedua kanan). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.)

Pantau - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan rotasi, mutasi, dan promosi terhadap 1.121 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, penyegaran organisasi, dan pengembangan karier personel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan sebanyak 748 personel memperoleh promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat).

Mutasi tersebut juga mencakup pergantian sejumlah jabatan strategis, termasuk Brigjen Pol. Didi Hayamansyah sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri.

Selain itu, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, sedangkan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru menjabat Kapolda Papua Barat Daya.

Bentuk Polresta Baru dan Promosi Polwan

Pada tingkat kewilayahan, Polri mempromosikan 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes.

Polri juga membentuk satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru di Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut, serta meningkatkan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

Trunoyudo mengatakan, "Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis," ujarnya.

Dalam mutasi kali ini, sebanyak 45 polisi wanita (polwan) juga memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang diangkat menjadi Kapolres setingkat IIIA2.

"Peningkatan peran polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender," ungkap Trunoyudo.

Berbasis Sistem Merit dan Evaluasi Kinerja

Selain promosi dan rotasi, mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan jabatan bagi 68 lulusan Pendidikan Pengembangan Pimpinan dan Tinggi (Dikbangti) dan S3 STIK, serta pemberangkatan 37 personel mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.

Trunoyudo menegaskan seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

"Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," katanya.

Penulis :
Aditya Yohan