HOME  ⁄  Nasional

Wali Kota Jakarta Barat Akan Koordinasi dengan Polisi Usai Wilayahnya Masuk Peringkat Kedua Pemain Judol

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wali Kota Jakarta Barat Akan Koordinasi dengan Polisi Usai Wilayahnya Masuk Peringkat Kedua Pemain Judol
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Personel kepolisian menggiring sejumlah tersangka kasus perjudian daring di Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta, Minggu (10/5/2026). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nz/pri..)

Pantau - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyatakan akan berkoordinasi dengan kepolisian setelah data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah pemain judi daring terbanyak kedua di Indonesia, yakni mencapai 89.320 orang.

Pemkot Jakbar Siapkan Langkah Mitigasi Bersama Kepolisian

Iin Mutmainnah mengatakan Pemerintah Kota Jakarta Barat akan membahas langkah lanjutan bersama Polres Metro Jakarta Barat menyusul data yang dipublikasikan PPATK.

Ia mengungkapkan, "Nanti isu ini kita akan bawa ya kepada pihak kepolisian tentunya. Nanti kita akan diskusi dengan Pak Kapolres untuk melanjutkan, apa, melakukan langkah-langkah selanjutnya."

Menurut Iin, data tersebut perlu dipastikan kebenarannya, namun tetap harus menjadi peringatan bagi seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan.

Ia mengatakan, "Prinsipnya, ketika ini ada informasi, ya secara kebenaran informasi itu kan kita juga perlu kejelasan data. Tapi setidaknya menjadi warning buat kita semua untuk prepare atau aware. Aware ini bukan hanya bicara dari sisi kaitan dengan penegakan hukumnya, tetapi mitigasinya perlu dilakukan oleh semua."

Iin menekankan bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai lingkungan pertama dalam mencegah keterlibatan anggota keluarga dalam aktivitas judi daring.

Ia mengungkapkan, "Setidaknya, saya berharap dari pihak Keluarga. Orang tua juga harus memastikan bahwa anak-anaknya, keluarganya, semua dalam keadaan baik, artinya mengikuti ketentuan. Ketika memang ini ada hal-hal perilaku yang tidak tepat, ya orang tua punya kewajiban untuk mengingatkan sebagai teladan."

PPATK Tetapkan Jabodetabek sebagai Zona Merah Judi Daring

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun resmi Instagram @ppatk_indonesia, kawasan Jabodetabek ditetapkan sebagai zona merah aktivitas judi daring tingkat nasional.

Jakarta Barat menempati peringkat kedua dengan 89.320 pemain dan total akumulasi deposit sebesar Rp600,6 miliar.

Kabupaten Bogor berada di peringkat pertama dengan 103.092 pemain dan nilai deposit Rp414,4 miliar.

Jakarta Timur menempati peringkat ketiga dengan 81.750 pemain dan total deposit Rp425,9 miliar.

PPATK juga mencatat Kecamatan Cengkareng di Jakarta Barat menjadi kecamatan dengan jumlah pemain judi daring terbanyak di Jabodetabek, yakni sebanyak 21.497 orang.

Penulis :
Ahmad Yusuf