
Pantau - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah Papua Pegunungan dengan menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama dengan 14 rumah sakit besar di Indonesia serta melibatkan rumah sakit umum daerah (RSUD) dari delapan kabupaten untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Penguatan Layanan Prioritas di Papua Pegunungan
Program kerja sama tersebut mencakup pengampuan layanan prioritas yang meliputi penanganan kanker, penyakit jantung, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu dan anak (KIA), tuberkulosis (TBC), PIE, diabetes melitus, gastrohepatologi, kesehatan jiwa, dan kesehatan mata.
Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan Obrin Parulian mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat, khususnya di Papua Pegunungan.
"Kami berharap fasilitas sarana kesehatan di daerah seperti rumah sakit dapat memberikan layanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.
Menurut Obrin, penanganan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak di Papua Pegunungan masih memerlukan penguatan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih optimal.
"Kami datangkan rumah sakit-rumah sakit pengampu itu untuk melakukan pengampuan atau diajari, dibimbing tenaga medis di Papua Pegunungan supaya dapat menangani penyakit-penyakit prioritas seperti jantung, stroke, ginjal dan lain sebagainya," ujarnya.
Kementerian Kesehatan Lengkapi Fasilitas dan Tingkatkan Kompetensi Tenaga Medis
Kementerian Kesehatan juga akan melengkapi alat kesehatan serta meningkatkan sarana dan prasarana di rumah sakit untuk mendukung pelayanan kesehatan di seluruh delapan kabupaten Papua Pegunungan.
"Kami juga Kemenkes melengkapi beberapa alat, sarana prasarana supaya setiap rumah sakit semua kabupaten di Papua Pegunungan ini mempunyai layanan kesehatan dengan level yang setara dengan kabupaten-kabupaten lain di Indonesia," katanya.
Obrin mencontohkan bahwa tenaga medis di RSUD delapan kabupaten Papua Pegunungan diharapkan mampu melakukan tindakan kateterisasi, termasuk pemasangan ring pada pasien yang mengalami sumbatan pembuluh darah akibat serangan jantung.
"Kami berharap penanganan kasus jantung, stroke, ginjal tidak perlu dibawa ke daerah lain di luar Papua Pegunungan, tetapi dapat ditangani di rumah-rumah sakit yang ada di daerah ini," ujarnya.
- Penulis :
- Shila Glorya





