HOME  ⁄  Nasional

Dinas SDA DKI Gelar Ciliwung River Adventure untuk Edukasi Warga Jaga Sungai

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dinas SDA DKI Gelar Ciliwung River Adventure untuk Edukasi Warga Jaga Sungai
Foto: (Sumber :Seorang pengunjung sedang berbincang dengan salah satu relawan dari Khatulistiwa Rescue Tim saat mengikuti kegiatan “Ciliwung River Adventure” di Sungai Ciliwung segmen BNI City, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri..)

Pantau - Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menggandeng sejumlah pihak menggelar wisata edukasi sungai bertajuk Ciliwung River Adventure di Sungai Ciliwung Segmen BNI City, Jakarta Pusat, dalam rangka HUT ke-499 Kota Jakarta.

Warga Diedukasi agar Tidak Membuang Sampah ke Sungai

Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta Nugraharyadi mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

Ia mengatakan, “Jadi ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Kota Jakarta yang ke-499. Tujuannya yang pertama adalah edukasi masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai.”

Pengunjung juga mendapatkan edukasi mengenai sejarah Sungai Ciliwung sebagai salah satu sungai tertua di Jakarta.

Sebelum menyusuri sungai, pengunjung dibagi dalam beberapa kelompok, mendapat pemaparan sejarah Ciliwung, serta mengikuti arahan keselamatan dari BPBD DKI Jakarta.

Pengunjung Diajak Susur Sungai dan Pilah Sampah

Setelah menggunakan pelampung dan helm, pengunjung menaiki perahu karet untuk menyusuri Sungai Ciliwung.

Selama perjalanan, tim Khatulistiwa Rescue Team memberikan edukasi tentang sampah dan pelestarian sungai.

Pengunjung juga diajak mengambil sampah yang mengambang menggunakan jaring, lalu memilah sampah tersebut bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta setelah kembali ke dermaga.

Nugraharyadi mengatakan, “Itu mungkin kecil, tapi itu harus kita biasakan kepada masyarakat.”

Kegiatan gratis ini digelar sebulan sekali dan pada Juni 2026 dilaksanakan pada Sabtu (27/6) serta Minggu (28/6), bertepatan dengan puncak HUT DKI Jakarta.

Ia menjelaskan, “Kebetulan untuk tahun 2026 ini, kita melaksanakan dari bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, enam bulan. Karena kalau November dan Desember kita laksanakan, pasti tinggi debit airnya sehingga sangat berbahaya.”

Penulis :
Aditya Yohan