
Pantau - Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral bersama WWF Indonesia menggelar lokakarya untuk membahas pengelolaan sampah sisa pangan menjadi energi terbarukan sebagai upaya menjawab tantangan pengelolaan sampah organik dan Food Loss and Waste (FLW).
Pengelolaan Sampah Organik Dinilai Perlu Ditingkatkan
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Papua Selatan Agustinus Joko Guritno mengatakan, "Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah organik dan Food Loss and Waste (FLW) di daerah ini."
Ia mengungkapkan pengelolaan sampah organik, terutama sisa makanan dari rumah tangga, pasar, kawasan wisata, serta limbah organik sektor pertanian dan perkebunan, masih didominasi metode konvensional dengan membuangnya ke tempat pemrosesan akhir.
Menurutnya, "Praktik ini bukan hanya menghabiskan ruang lahan tetapi juga menghasilkan emisi gas metana yang tinggi, yang merupakan salah satu kontributor utama perubahan iklim."
Ia menjelaskan sampah organik memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan melalui pengolahan kompos maupun pemanfaatan limbah biomassa menjadi bahan bakar alternatif bagi masyarakat.
Lokakarya Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan
Guritno mengatakan lokakarya tersebut memiliki nilai strategis karena mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha pengelolaan sampah, lembaga pendidikan, masyarakat hukum adat, serta lembaga swadaya masyarakat.
Ia menambahkan pertemuan itu diharapkan mendorong kolaborasi dari tahap perencanaan hingga proyek percontohan menuju pengelolaan sisa pangan yang terintegrasi dari hulu ke hilir dengan dukungan data dan teknologi tepat guna.
Guritno juga mengapresiasi dukungan teknis, fasilitasi, dan penguatan kapasitas dari WWF Indonesia yang dinilai menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan dalam mendorong pengelolaan sisa pangan serta sampah organik menjadi energi terbarukan di Papua Selatan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





