HOME  ⁄  Nasional

Fadli Zon Dorong Kampus Seni Perkuat Pengetahuan Kreatif untuk Majukan Kebudayaan Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Fadli Zon Dorong Kampus Seni Perkuat Pengetahuan Kreatif untuk Majukan Kebudayaan Nasional
Foto: (Sumber:Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menghadiri Dies Natalies IKJ ke-56 di Jakarta, Jumat (26/6/2026).)

Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai perguruan tinggi, khususnya kampus seni, memiliki peran strategis dalam melestarikan budaya melalui pengembangan pengetahuan kreatif yang menjadi modal untuk memperkuat ekosistem kebudayaan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon dalam sambutannya pada Dies Natalis Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke-56.

Fadli Zon mengatakan, "Teruslah menjadi laboratorium seni dan peradaban Indonesia, menjadi ruang yang menjaga kebebasan kreatif, memperkuat pengetahuan, melahirkan karya, membangun ekosistem, dan membuka jalan bagi masa depan kebudayaan Indonesia."

Kampus Seni Dinilai Punya Peran Strategis

Menurut Fadli Zon, pemerintah memandang perguruan tinggi seni memiliki peran penting dalam melahirkan sumber daya manusia kreatif, memperkuat ekosistem kebudayaan nasional, serta meningkatkan daya saing Indonesia melalui seni dan budaya di tingkat global.

Fadli Zon mengapresiasi IKJ yang telah melahirkan banyak insan kreatif, mulai dari seniman, sineas, aktor, sutradara, penari, musisi, desainer, akademisi, hingga pekerja budaya yang terus berkontribusi terhadap perkembangan seni dan kebudayaan nasional.

Ia berharap kampus seni mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan kreator unggul secara artistik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan riset, literasi digital, penguasaan hak kekayaan intelektual, dan jiwa kewirausahaan untuk membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan.

Budaya Dinilai Jadi Modal Masa Depan Bangsa

Fadli Zon menilai keragaman budaya Indonesia merupakan modal utama dalam membangun masa depan bangsa.

Menurutnya, pengembangan kebudayaan harus berjalan sejalan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan agar kekayaan budaya Indonesia dapat diolah menjadi lebih banyak karya kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

Ia juga menilai generasi kreatif Indonesia perlu memahami akar budaya, menguasai teknologi, membangun kolaborasi lintas disiplin, serta memanfaatkan hak kekayaan intelektual sebagai bekal untuk bersaing di tingkat global.

Fadli Zon mengatakan, "Pengetahuan tentang budaya dan pengetahuan kreatif menjadi sangat penting sebagai kemampuan bangsa mengolah modal budaya, tradisi artistik, dan pengetahuan lokal menjadi gagasan yang terus hidup."

Penulis :
Gerry Eka