HOME  ⁄  Nasional

Baznas Dukung Penuh Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Baznas Dukung Penuh Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026
Foto: Pimpinan Baznas RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Neyla Saida Anwar (kiri) dan Ketua MUI Bidang Hukum dan HAM, Wahiduddin Adams (tengah) dalam audiensi di Jakarta, Senin 29/6/2026 (sumber: Baznas RI)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyatakan dukungan penuh terhadap agenda Pemberian Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai upaya mendorong penegakan hukum yang lebih adil, humanis, dan berpihak kepada masyarakat kecil.

Baznas Dorong Penegakan Hukum yang Berpihak kepada Kaum Dhuafa

Pimpinan Baznas RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Neyla Saida Anwar, berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pemberian apresiasi dan penghargaan.

Ia mengungkapkan, "Semoga kegiatan yang dilaksanakan oleh MUI ini bukan hanya menjadi kegiatan yang memberikan apresiasi dan penghargaan, tapi ke depannya kami berharap bisa menjadi motivasi bagi para penegak hukum untuk bisa lebih adil, humanis, dan berpihak pada masyarakat yang membutuhkan, terkhususnya bagi kaum dhuafa dan warga miskin."

Neyla menilai pemberian apresiasi tersebut diharapkan mampu memberikan dorongan moral yang kuat bagi para aparat penegak hukum agar semakin peduli terhadap pemenuhan hak-hak masyarakat kecil.

Ia menambahkan sinergi melalui program tersebut diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mengawal terciptanya sistem peradilan yang lebih adil dan memanusiakan manusia di Indonesia.

Neyla juga mengatakan, "Insya Allah dari Baznas siap untuk senantiasa mendampingi dalam kegiatan MUI, juga lembaga-lembaga lain yang tujuannya adalah untuk memanusiakan manusia, untuk lebih menjadi manusia."

MUI Matangkan Standar Penilaian Penghargaan

Sementara itu, Ketua MUI Bidang Hukum dan HAM, Wahiduddin Adams, mengatakan panitia penyelenggara tengah mematangkan persiapan standardisasi penilaian untuk agenda Pemberian Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026.

Wahiduddin menegaskan penghargaan tersebut difokuskan kepada aparat penegak hukum yang meliputi hakim, jaksa, polisi, dan advokat.

Penghargaan akan diberikan kepada aparat yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam melakukan advokasi serta perlindungan hukum bagi kaum marginal.

Ia mengatakan, “Mudah-mudahan kita mendapatkan perorangan atau lembaga yang dapat kita berikan apresiasi sebagai penegak hukum yang sahabat dhuafa dan miskin.”

Penulis :
Shila Glorya