HOME  ⁄  Nasional

Pembangunan Jembatan Muna–Buton Masih Berproses, Pemerintah Kaji Berbagai Skema Pembiayaan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pembangunan Jembatan Muna–Buton Masih Berproses, Pemerintah Kaji Berbagai Skema Pembiayaan
Foto: Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar menjawab pertanyaan awak media ditemui di Jakarta, Rabu 1/7/2026 (sumber: ANTARA/Harianto)

Pantau - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar menyatakan rencana pembangunan Jembatan Pulau Muna–Buton di Provinsi Sulawesi Tenggara masih dalam proses perencanaan, termasuk pematangan usulan serta pengkajian berbagai alternatif skema pembiayaan sehingga pemerintah belum dapat memastikan pembangunan fisik dimulai pada 2027.

Tahapan Perencanaan dan Skema Pembiayaan

Pemerintah saat ini masih menjalankan berbagai tahapan perencanaan pembangunan Jembatan Muna–Buton sesuai ketentuan yang berlaku.

Roy Rizali Anwar mengungkapkan, "Masih berproses. Semua masih berproses usulan. Tahapan beberapa alternatif pembiayaan juga kita usulkan. Ada tadi yang disampaikan Pak Ridwan Bae (Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae) juga kan ada mekanisme loan dan sebagainya, itu juga proses kita lakukan."

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mendorong Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyiapkan alternatif pembiayaan pembangunan jembatan tersebut.

Menanggapi hal itu, Roy menjelaskan salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pendanaan melalui skema loan.

Selain skema loan, pemerintah juga masih membahas berbagai mekanisme pembiayaan lainnya agar proyek dapat direalisasikan.

Roy menegaskan pembangunan Jembatan Muna–Buton harus melalui tahapan yang telah ditetapkan.

Tahapan tersebut meliputi studi kelayakan, penyusunan dokumen lingkungan, penyusunan detail design, kesiapan lahan, serta tahapan teknis lainnya.

Roy Rizali Anwar mengatakan, "Prosesnya tetap, tahapannya tetap. Itu kan untuk membangun sebuah apa? Jembatan, itu ada tahapan studi kelayakan, dokumen lingkungan, kemudian ada detail desain, ada kesiapan lahan, dan sebagainya. Ini ini masih berproses semua."

Karena seluruh tahapan masih berlangsung, Kementerian Pekerjaan Umum belum dapat memastikan apakah pembangunan fisik Jembatan Muna–Buton akan dimulai pada 2027.

Meski belum menetapkan target waktu pembangunan, pemerintah memastikan proses perencanaan tetap dilanjutkan.

Roy Rizali Anwar mengatakan, "Ya, doakan lah secepatnya (rencana pembangunan bisa dilakukan). Mohon dukungan."

Tinjauan Lokasi dan Manfaat Jembatan

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Muna–Pulau Buton di Kelurahan Palabusa, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Minggu, 13 Juli 2025.

Dody menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung perhitungan teknis pembangunan jembatan.

Pemerintah memperhitungkan jarak antara jembatan dengan permukaan laut serta jalur pelayaran yang akan dilintasi kapal agar keberadaan jembatan tidak menghambat lalu lintas laut dalam jangka panjang.

Dody Hanggodo mengatakan, "Antisipasi terhadap pasang surut air laut penting dilakukan, sebab area di bawah jembatan merupakan jalur pelayaran. Kita harus memastikan bahwa 10 hingga 20 tahun ke depan kapal masih tetap bisa melintas dengan aman."

Berdasarkan hasil diskusi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah saat itu, pembangunan jembatan semula direncanakan dimulai pada 2026 setelah seluruh perencanaan dan penyusunan struktur teknis selesai.

Menurut Dody, keberadaan Jembatan Muna–Buton diharapkan membuka akses ekonomi antarwilayah serta mendukung pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, dan perikanan di Pulau Muna, Kabupaten Buton Tengah, dan Kota Baubau.

Jembatan Muna–Buton memiliki panjang total 2.969 meter yang terdiri atas jembatan utama sepanjang 2.043 meter, jalan pendekat di Pulau Muna sepanjang 186 meter, jembatan pendekat di Pulau Buton sepanjang 525 meter, serta jalan pendekat tambahan sepanjang 215 meter.

Di sisi Pulau Muna, jalan pendekat akan terhubung dengan ruas jalan Kabupaten Buton Tengah.

Di sisi Pulau Buton, jalan pendekat akan terhubung ke wilayah Kota Baubau.

Rencana pembangunan Jembatan Muna–Buton telah disusun sejak 2010.

Pelaksanaan proyek tersebut sempat tertunda akibat kendala komunikasi dan koordinasi lintas instansi.

Penulis :
Arian Mesa