
Pantau - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau wisatawan untuk tidak mendaki ke puncak Gunung Merapi karena gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, DIY, dengan sejumlah kabupaten di Jawa Tengah tersebut masih berstatus Level Tiga atau Siaga.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, "Harapan saya bagi turis ya, bagi pendatang dalam arti dia memang mau berwisata, nah itu saya mohon memang jangan naik ke atas (puncak Merapi)."
Beberapa hari sebelumnya, Gunung Merapi juga mengalami erupsi sehingga pemerintah meminta masyarakat dan wisatawan tetap mengindahkan imbauan yang berlaku.
Wisatawan Diminta Mengikuti Imbauan
Menurut Sultan, masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Merapi telah memahami karakteristik gunung api aktif tersebut sehingga mampu mewaspadai potensi bahaya akibat status Siaga.
Sultan mengatakan, "Kalau masyarakat sekitarnya kan sudah paham, tapi pendatang yang belum (paham) dan sekadar mau bervakansi, berlibur kan belum tentu tahu kalau ada aktivitas Merapi. Hati hati, sementara jangan naik dulu."
Gubernur DIY juga menegaskan bahwa pihak yang paling mengetahui kondisi dan tingkat bahaya aktivitas Gunung Merapi adalah Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Masyarakat Lereng Merapi Dinilai Memahami Kondisi
Sultan meminta masyarakat dan wisatawan mengindahkan imbauan yang telah diberikan serta mengikuti informasi resmi dari BPPTKG mengenai perkembangan aktivitas Gunung Merapi.
"Nah, saya tidak tahu persis ya, yang lebih tahu itu BPPTKG. Dan memang sebetulnya kalau masyarakat sekitar Merapi itu paham (situasi Merapi), ya kan," ujar Sultan.
Menurut Sultan, masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Merapi juga memahami kapan aman atau tidak untuk beraktivitas di sekitar Merapi.
Sultan mengatakan, "Dia pun juga tidak mau turun karena (guguran dan awan panas) hanya mengalir aja, paling-paling dari atas dua kilometer, 2,5 kilometer, berarti tidak sampai pemukiman. Mereka (masyarakat) sudah tahu sebetulnya."
- Penulis :
- Arian Mesa





