
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan pemerintah menggencarkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (RANA) untuk menjamin perlindungan anak di berbagai lingkungan, termasuk keluarga, sekolah, ruang publik, dan ruang digital.
Gerakan RANA untuk Perlindungan Anak
Gerakan RANA merupakan program nasional yang dirancang untuk memastikan anak memperoleh keamanan dan kenyamanan di seluruh ruang kehidupan.
Pratikno mengatakan, ia mengungkapkan, "Jadi kita di nasional ada gerakan RANA, itu ruang aman dan nyaman untuk anak. Jadi anak harus dijamin mendapatkan keamanan dan kenyamanan, baik itu di ruang keluarga, di satuan pendidikan, di ruang publik, maupun di ruang digital." ia mengungkapkan.
Program ini disampaikan usai silaturahmi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta pada Jumat.
DIY Disiapkan Jadi Percontohan Nasional
Pemerintah menilai Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai kota pendidikan yang memiliki banyak inovasi di bidang pendidikan sehingga dinilai layak menjadi pionir pelaksanaan RANA.
Pratikno mengatakan, ia mengungkapkan, "Karena itu kami mohon dukungan dari Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X), karena DIY ini kan kota pendidikan, banyak sekali inisiatif-inisiatif yang dilakukan DIY. Nah, oleh karena itu salah satunya nanti gerakan RANA ini pionirnya juga di Yogyakarta." ia mengungkapkan.
Selain RANA, pemerintah juga membahas penguatan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas, termasuk pelatihan bahasa isyarat untuk memperkuat komunikasi antara anak tuli dan anak dengar.
Pratikno menegaskan, akses pendidikan setara bagi seluruh anak menjadi prioritas pemerintah, termasuk peningkatan pelatihan keterampilan agar penyandang difabel dapat lebih mudah memasuki dunia kerja.
- Penulis :
- Shila Glorya





