HOME  ⁄  Nasional

Pramono Anung Kaji Penambahan Rute Transjabodetabek untuk Tekan Kemacetan Jakarta

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pramono Anung Kaji Penambahan Rute Transjabodetabek untuk Tekan Kemacetan Jakarta

Pantau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan kajian dan diskusi mendalam terkait usulan penambahan rute Transjabodetabek untuk mengantisipasi kemacetan di wilayah ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan layanan Transjabodetabek menjadi kebutuhan sekaligus solusi dalam menekan angka kemacetan, khususnya bagi warga penyangga yang bekerja di Jakarta pada jam sibuk.

"Transjabodetabek ini menjadi kebutuhan dan solusi dalam menekan angka kemacetan." ujar Pramono.

Bahas Usulan Rute Baru dari Depok

Pramono menjelaskan Transjabodetabek telah menjadi pilihan transportasi utama bagi warga luar Jakarta yang bekerja di ibu kota, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Terkait usulan Pemerintah Kota Depok mengenai penambahan lima rute baru, Pemprov DKI Jakarta akan membahasnya bersama pemerintah daerah setempat.

"Saya sudah baca usulan ini dan akan dilakukan pembicaraan dengan Pemerintah Kota Depok." kata Pramono.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama Pemkot Depok telah meluncurkan rute baru Transjabodetabek D41 Sawangan–Lebak Bulus yang mulai beroperasi pada 4 Juni 2026.

Evaluasi Rute Sawangan–Lebak Bulus

Wakil Gubernur DKI Rano Karno menyatakan peluncuran rute tersebut merupakan komitmen Pemprov DKI dalam menyediakan layanan transportasi publik yang optimal bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Rute Sawangan–Lebak Bulus memiliki waktu tempuh sekitar 150 menit saat jam sibuk pulang pergi dan 70 menit di luar jam sibuk, dengan 10 unit bus yang beroperasi dan 11 titik pemberhentian di Jakarta serta wilayah luar Jakarta.

Rute tersebut melewati Tol Depok–Antasari (Desari) dan diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi serta menekan kemacetan dan polusi udara di wilayah Jabodetabek.

Penulis :
Leon Weldrick