HOME  ⁄  Nasional

Cek Kesehatan Gratis di Jakarta Telah Menjangkau 2,57 Juta Warga hingga Akhir Juni 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Cek Kesehatan Gratis di Jakarta Telah Menjangkau 2,57 Juta Warga hingga Akhir Juni 2026
Foto: (Sumber :Arsip Foto - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman (tengah) meninjau langsung pelaksanaan program prioritas nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak sekolah di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/6/2026). ANTARA/HO-KSP/am..)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau sekitar 2,57 juta warga hingga akhir Juni 2026 atau 23,24 persen dari total sasaran penduduk pada triwulan II 2026, melampaui target capaian sebesar 23 persen.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Octoviana Carolina mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari target tahunan sebesar 46 persen dari total sasaran penduduk pada 2026.

Pendekatan Komunitas Perluas Jangkauan Layanan

Pemprov DKI Jakarta menerapkan pendekatan CKG Komunitas untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.

Octoviana mengungkapkan, “Melalui pendekatan komunitas, layanan kesehatan justru hadir lebih dekat dengan masyarakat.”

Menurutnya, pelaksanaan CKG di Posyandu, lingkungan kerja, sekolah, perguruan tinggi, rumah ibadah, hingga berbagai kegiatan masyarakat terbukti mampu menjangkau kelompok yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan kesehatan karena keterbatasan waktu, pekerjaan, maupun mobilitas.

Perkuat Deteksi Dini dan Tindak Lanjut Pengobatan

Selain meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan, pendekatan komunitas juga memperkuat edukasi kesehatan, deteksi dini faktor risiko penyakit, serta mendorong masyarakat melakukan tindak lanjut ke Puskesmas apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan.

Komponen pemeriksaan CKG di Jakarta mengikuti petunjuk teknis Kementerian Kesehatan dengan tambahan pemeriksaan penyakit kulit pada 2026 yang meliputi kusta, frambusia, dan skabies.

Program CKG tidak hanya melakukan skrining kesehatan, tetapi juga memberikan tatalaksana pengobatan dan rujukan bagi peserta yang ditemukan memiliki masalah kesehatan sesuai alur layanan BPJS Kesehatan.

Penulis :
Aditya Yohan