
Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan melatih sebanyak 361 ribu guru dan tenaga kependidikan pada 2026 untuk memperkuat kompetensi pembelajaran mendalam (deep learning), koding, dan kecerdasan artifisial (KA) sebagai upaya mempercepat transformasi digital di setiap satuan pendidikan.
Pelatihan Diperluas ke Tahap Implementasi
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan lebih dari 361 ribu guru dan tenaga kependidikan berpotensi mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial sepanjang 2026.
Ia mengungkapkan, “Lebih dari 361 ribu guru dan tenaga kependidikan berpotensi mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam, koding dan kecerdasan artifisial di tahun 2026.”
Nunuk menjelaskan pelatihan pada tahun ini memasuki fase implementasi yang lebih luas dengan memperkuat penerapan pembelajaran mendalam berbasis mata pelajaran di ruang kelas.
Ia mengatakan, “Pelatihan ini merupakan momentum komitmen untuk memastikan transformasi pendidikan melalui pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial benar-benar hadir di ruang kelas melalui peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.”
Pelatihan tersebut tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga memastikan filosofi pembelajaran mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Kelompok Kerja Guru Dioptimalkan
Kemendikdasmen akan mengoptimalkan peran Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), hingga Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) sebagai pusat inovasi pembelajaran di daerah.
Nunuk menegaskan, “Filosofi pembelajaran mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan diharapkan benar-benar sampai ke ruang-ruang kelas, bukan berhenti sebagai konsep di atas kertas.”
Sebagai tambahan, pada 2025 pelatihan deep learning telah menjangkau 88 persen dari target 60 ribu satuan pendidikan dengan melibatkan 133.391 guru dan 52.809 kepala satuan pendidikan.
Sementara itu, pelatihan koding dan kecerdasan artifisial pada 2025 telah menjangkau 53 ribu satuan pendidikan atau mencapai 97 persen dari target 55 ribu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





