
Pantau - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur mengintegrasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan berbagai layanan kesehatan, termasuk skrining tuberkulosis (TBC), guna memberikan pelayanan yang lebih lengkap dan efisien bagi masyarakat.
Layanan Kesehatan Terpadu dalam Satu Kunjungan
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Arief Wahyudhy mengatakan integrasi tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh beberapa layanan kesehatan sekaligus dalam satu kali kunjungan ke puskesmas.
Ia mengungkapkan, "Kami juga mengintegrasikan berbagai program skrining kesehatan dengan CKG, sehingga masyarakat dapat memperoleh beberapa layanan dalam satu kunjungan."
Menurut Arief, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih lengkap tanpa harus datang berkali-kali ke fasilitas kesehatan.
Ia menambahkan, "Melalui pendekatan tersebut, kami berupaya menjaga agar pelayanan tetap cepat, nyaman, dan berkualitas meskipun jumlah peserta terus meningkat."
Saat ini, layanan CKG telah terintegrasi dengan seluruh jenis pelayanan di puskesmas sehingga warga yang datang berobat juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan lainnya.
Arief mengatakan, "Integrasi ini memungkinkan masyarakat mendapatkan beberapa layanan kesehatan sekaligus sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien."
Layanan Jemput Bola Terus Diperluas
Selain mengintegrasikan layanan kesehatan, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga memperluas akses CKG melalui layanan jemput bola ke berbagai lokasi.
Pelayanan tersebut menjangkau sekolah, kantor pemerintahan, tempat ibadah, komunitas masyarakat, hingga kegiatan publik seperti Pekan Raya Jakarta (PRJ).
Program itu dijalankan untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke puskesmas sehingga akses terhadap layanan kesehatan semakin luas.
- Penulis :
- Aditya Yohan





