
Pantau - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) meraih penghargaan kategori "Excellence Institution in Empowering Micro, Small, and Medium Palm Oil Enterprises" dalam ajang Medbun Awards 2026 atas komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kelapa sawit di Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan 4th Technology and Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2026 yang berlangsung pada 8–10 Juli 2026 di Medan, Sumatera Utara.
BPDP Perkuat SDM dan Hilirisasi Sawit
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah mengatakan BPDP terus mendukung pengembangan sumber daya manusia, adopsi teknologi, serta percepatan hilirisasi industri kelapa sawit agar UMKM mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.
Ia mengungkapkan, "Teknologi dan hilirisasi industri tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pengolahan skala besar, tetapi juga harus membuka peluang bagi UMKM untuk menghasilkan produk-produk inovatif berbasis kelapa sawit yang memiliki nilai tambah dan daya saing."
Helmi menambahkan BPDP secara konsisten menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas, fasilitasi promosi, serta penguatan daya saing agar UMKM sawit dapat berkembang menjadi lebih mandiri dan berkelanjutan.
Kolaborasi dengan Berbagai Pemangku Kepentingan
Hingga Juni 2026, BPDP telah melaksanakan 52 program kerja sama UMKM dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari asosiasi petani, perguruan tinggi, kementerian, hingga pondok pesantren.
TPOMI 2026 menjadi wadah yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri, UMKM, praktisi, dan penyedia teknologi untuk membahas inovasi serta tantangan dalam pengembangan industri pengolahan kelapa sawit nasional.
Melalui booth pameran di TPOMI 2026, BPDP memperkenalkan berbagai program pengembangan UMKM, promosi komoditas perkebunan, serta peluang hilirisasi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.
Pengunjung juga memperoleh informasi mengenai produk turunan kelapa sawit beserta potensi pengembangannya, termasuk komoditas kelapa dan kakao, sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya wirausaha berbasis perkebunan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





