
Pantau - Gubernur Banten Andra Soni mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran yang berasal dari tumpukan sampah selama musim kemarau karena sampah yang menumpuk dapat menghasilkan gas metana yang mudah terbakar.
Warga Diajak Mulai Memilah Sampah dari Rumah
Andra mengatakan peringatan tersebut berkaca dari kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang meski telah berhasil dipadamkan setelah berlangsung selama 10 hari, tetap memiliki potensi kebakaran akibat cuaca panas.
Ia mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah tangga agar penumpukan sampah dapat dikurangi dan risiko kebakaran dapat diminimalkan.
"Mari kita mulai memilah sampah agar risiko kebakaran dapat diminimalkan sekaligus menjaga lingkungan tetap sehat," katanya saat menghadiri Festival Muharram di Desa Cengkok, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/7/2026).
Tim gabungan dari BNPB, BPBD, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta TNI dan Polri telah berhasil memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin hingga 100 persen dari total area terdampak seluas 18 hektare.
Pendinginan dan Antisipasi Terus Dilakukan
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan pihaknya tetap menyiagakan armada pemadam kebakaran untuk melakukan penyiraman timbunan sampah di TPA Jatiwaringin selama tiga hingga empat hari ke depan.
"Pemerintah Kabupaten berencana membangun hidran di TPA Jatiwaringin. Di awal lima unit dulu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan keberhasilan pemadaman merupakan hasil kerja sama tim gabungan sejak kebakaran dilaporkan pada 30 Juni hingga Kamis (9/7/2026).
"Lahan utama TPA Jatiwaringin seluas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan intensif," ungkapnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





