HOME  ⁄  Nasional

ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal Meski Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal Meski Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat
Foto: Suasana saat aktivitas bongkar muat kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan (sumber: ANTARA/Riadi Gunawan)

Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan lintasan Merak-Bakauheni dan jalur pelayaran di Selat Sunda tetap beroperasi normal meski terjadi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyatakan hingga saat ini operasional penyeberangan masih berjalan lancar.

Operasional penyeberangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa.

ASDP Tingkatkan Kewaspadaan

Partogi Tamba mengungkapkan, "Hingga saat ini, layanan penyeberangan lintasan Bakauheni-Merak masih berlangsung secara normal. Meski demikian, kewaspadaan terus ditingkatkan. Setiap perkembangan aktivitas vulkanik, kondisi cuaca, maupun informasi keselamatan pelayaran dipantau secara intensif bersama instansi berwenang sehingga setiap keputusan operasional dapat diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan."

ASDP bersama instansi berwenang terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pemantauan juga mencakup kondisi cuaca dan informasi keselamatan pelayaran.

Hasil pemantauan menjadi dasar dalam pengambilan setiap keputusan operasional sesuai kondisi aktual di lapangan.

Keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.

Imbauan kepada Masyarakat

ASDP mengimbau masyarakat agar tetap tenang menghadapi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Pengguna jasa diimbau mengikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah maupun ASDP agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Partogi Tamba menegaskan, "Keselamatan akan selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional ASDP. Melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, dan andal."

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Anak Krakatau mengalami 19 kali erupsi selama periode Juni hingga Juli 2026.

Gunung Anak Krakatau berada di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan.

Status aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga).

Penulis :
Arian Mesa