
Pantau - Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas dan menuntaskan seluruh kasus korupsi di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat penegakan hukum.
Sikap tersebut disampaikan koalisi yang terdiri atas 18 konfederasi buruh dan 157 federasi tingkat nasional sebagai respons atas dinamika politik dan penegakan hukum yang berkembang belakangan ini.
Buruh Dukung Agenda Pemberantasan Korupsi
Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia-Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (PPMI-KBMI) Daeng Wahidin mengatakan kaum buruh berada di belakang agenda pemberantasan korupsi yang dicanangkan Presiden Prabowo.
"Kami mendukung Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan segala bentuk persoalan yang sudah diperlihatkan ke depan publik, yang di media sosial sudah ramai dan viral," kata Daeng.
Ia menambahkan dukungan tersebut sejalan dengan pidato Presiden pada peringatan Hari Koperasi Nasional yang menegaskan komitmen memerangi korupsi dan praktik oligarki.
"Kami dari koalisi besar mendukung penuh Bapak Prabowo Subianto memberantas korupsi, mengusut tuntas kasus-kasus korupsi, dan melawan oligarki, yang bersalah harus dihukum," ujarnya.
Minta Aparat Penegak Hukum Tetap Solid
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) Mirah Sumirat menekankan pentingnya sinergi antaraparat penegak hukum dalam mendukung pemberantasan korupsi.
"Kami meminta dengan tegas agar TNI, Polri, dan Kejaksaan tetap menjaga soliditas dan kekompakan. Buruh dan rakyat membutuhkan penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berkeadilan demi investasi yang sehat dan perlindungan pekerja," ungkap Mirah.
Koalisi juga mendukung Polri untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan praktik pungutan liar di sektor industri karena dinilai dapat merugikan dunia usaha, memperburuk kondisi perusahaan, serta berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





