HOME  ⁄  Nasional

Dinkes Kabupaten Tangerang Pastikan 398 Korban ISPA Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Telah Pulih

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dinkes Kabupaten Tangerang Pastikan 398 Korban ISPA Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Telah Pulih
Foto: (Sumber :Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus ISPA dampak kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk pada Selasa (14/7/2026). (ANTARA/Azmi Samsul M).)

Pantau - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menyatakan sebanyak 398 warga yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Mauk telah pulih setelah kondisi kebakaran berhasil dikendalikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, "Yang terdampak itu ada sebanyak 1.285 jiwa. ISPA-nya yang kita tangani ada sekitar 398 jiwa seluruhnya sudah pulih," ungkapnya.

Sebanyak 1.285 warga sebelumnya terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin dan korban yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing.

Layanan Kesehatan Tetap Disiagakan

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang tetap menyiagakan layanan kesehatan secara mobile bagi masyarakat di Kecamatan Rajeg dan wilayah sekitar yang sebelumnya terdampak asap kebakaran.

Hendra mengungkapkan, "Kami juga tetap membuka posko keliling dari tiga puskesmas, terutama Puskesmas Rajeg. Berdasarkan data hari terakhir pada hari Minggu, angka ISPA akibat asap sudah nol atau tidak ditemukan lagi."

Tidak Ditemukan Kasus Pneumonia

Hendra menyampaikan penanganan cepat yang dilakukan pemerintah berhasil mencegah munculnya komplikasi penyakit yang lebih berat, termasuk radang paru-paru atau pneumonia.

Ia mengatakan, "Pneumonia tidak ada karena cepat kita tangani dan berikan obat, sehingga tidak sampai terjadi radang paru. Kalau sampai terjadi radang paru, mereka harus dirujuk ke rumah sakit."

Pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat akan terus dilakukan meskipun seluruh pasien ISPA telah dinyatakan pulih.

Penulis :
Ahmad Yusuf