HOME  ⁄  Nasional

Bambang Patijaya: Anggaran ESDM Diprioritaskan untuk Listrik, Energi, dan BBM

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Bambang Patijaya: Anggaran ESDM Diprioritaskan untuk Listrik, Energi, dan BBM
Foto: Foto: Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI dengan Wakil Menteri ESDM Yuliot di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026) (Sumber: DPR RI)

Pantau - Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menjelaskan mekanisme efisiensi anggaran pemerintah terkait potensi pemangkasan anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Wakil Menteri ESDM Yuliot di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis.

Mekanisme Efisiensi Anggaran ESDM

Bambang menjelaskan bahwa proses efisiensi anggaran biasanya dilakukan setelah anggaran pemerintah disahkan.

Ia mengatakan mekanisme tersebut dilakukan melalui proses dari Kementerian Keuangan terhadap pos-pos anggaran tertentu sebelum anggaran dapat dicairkan sepenuhnya.

"Kalau persoalan efisiensi itu kan nanti biasanya setelah anggaran disahkan itu kan nanti ada proses dari kementerian keuangan juga." ungkap Bambang.

"Istilahnya dia dibintangin gitu kan." lanjutnya.

"Kalau memang anggaran yang diperlukan itu sesuai rapat dan bisa dipertanggungjawabkan biasanya bintangnya dibuka kok, bisa gak ada masalah." tambahnya.

Bambang menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauannya program dan kebutuhan anggaran Kementerian ESDM telah tercakup dalam mekanisme tersebut.

Menurut Bambang, proses efisiensi tersebut tidak menimbulkan hambatan berarti dalam pelaksanaan program Kementerian ESDM.

Arah Penggunaan Anggaran dan Proyeksi 2027

Bambang menyebut penggunaan anggaran Kementerian ESDM ke depan akan diarahkan untuk mendukung sektor kelistrikan, energi, bahan bakar minyak (BBM), serta sektor pendukung lainnya.

Penggunaan anggaran tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Bambang menilai anggaran Kementerian ESDM harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Ini menunjukkan bahwa pertama anggaran yang ada di kementerian ESDM RI ini dipergunakan sebesar-besarnya untuk masyarakat, untuk persoalan listrik, persoalan energi, persoalan BBM, kemudian dan lain-lainnya sehingga kita merasa bahwa dengan demikian astacita presiden terkait dengan ketahanan energi dan juga kebermanfaatan lainnya ini dapat terrealisasi untuk tahun-tahun kedepan." kata Bambang.

Bambang menilai penggunaan anggaran ESDM yang tepat sasaran dapat mendukung realisasi agenda pemerintah terkait ketahanan energi nasional, penyediaan energi bagi masyarakat, dan peningkatan manfaat sektor energi.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang juga membahas proyeksi anggaran Kementerian ESDM tahun 2027.

Menurut Bambang, anggaran Kementerian ESDM pada 2027 berpotensi mengalami peningkatan.

Bambang menyebut perkiraan sementara kenaikan anggaran tersebut berada di kisaran Rp27 triliun, namun angka tersebut masih perlu dikonfirmasi kembali.

"Anggaran, ya untuk di tahun 2027 ini kan meningkat kita kalau gak salah 27T ya kurang lebih langkahnya nanti dicek lagi." ujar Bambang.

Penulis :
Arian Mesa