HOME  ⁄  Nasional

Peneliti Sebut Sensus Ekonomi 2026 Berperan Tingkatkan Kualitas Pembangunan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Peneliti Sebut Sensus Ekonomi 2026 Berperan Tingkatkan Kualitas Pembangunan
Foto: Foto: Petugas sensus menempelkan stiker usai melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di salah satu rumah warga di Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). (Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi)

Pantau - Peneliti Ekonomi GREAT Institute Trisha Devita mengatakan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembangunan melalui penyediaan data ekonomi yang akurat.

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan Ekonomi

Trisha menyebut semakin lengkap dan akurat data yang dikumpulkan melalui sensus, maka pemerintah akan semakin mampu memahami perubahan kondisi ekonomi dan memperbaiki kebijakan yang dibuat.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam menghasilkan statistik yang berkualitas karena data yang diberikan harus tetap aman dan digunakan untuk kepentingan statistik.

Trisha mengatakan, "Data yang akurat saat ini akan menjadi dasar bagi pengambilan keputusan ekonomi yang lebih baik pada masa mendatang."

Ia menilai keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, asosiasi usaha, akademisi, media, organisasi masyarakat, hingga tokoh lokal.

Dukungan tersebut diperlukan melalui penguatan sosialisasi yang mudah dipahami masyarakat mengenai tujuan dan manfaat pelaksanaan sensus ekonomi.

BPS Pastikan Data Sensus Bukan untuk Pajak

Trisha mengajak rumah tangga, pelaku usaha, organisasi, hingga perusahaan untuk berpartisipasi aktif memberikan jawaban kepada petugas sensus serta membantu menyebarkan informasi yang tepat mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Ia berharap sensus tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa data merupakan bagian penting dari infrastruktur pembangunan.

Menurut Trisha, data memiliki peran dalam membantu pemerintah menentukan prioritas pembangunan, mengalokasikan anggaran, serta mengevaluasi efektivitas kebijakan ekonomi.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 dilakukan untuk kepentingan statistik, bukan untuk kepentingan perpajakan.

Amalia menjelaskan data hasil sensus digunakan untuk mendukung perencanaan dan pembangunan ekonomi serta memastikan kerahasiaan informasi masyarakat tetap terjaga.

BPS juga telah bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Telkom, dan PT Peruri untuk menjaga keamanan data yang dikumpulkan melalui server BPS.

Penulis :
Shila Glorya