HOME  ⁄  Nasional

Festival Rontek Pacitan 2026 Resmi Dibuka dengan Inovasi Panggung Berjalan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Festival Rontek Pacitan 2026 Resmi Dibuka dengan Inovasi Panggung Berjalan
Foto: (Sumber :Suasana Festival Rontek Pacitan 2026 di Alun-Alun Pacitan, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Pemerintah Kabupaten Pacitan menghadirkan konsep panggung berjalan pada Festival Rontek 2026 sebagai inovasi penyelenggaraan sekaligus upaya memperkuat pelestarian budaya daerah dan meningkatkan daya tarik wisata. (Antara/HO - Prokopim Pacitan).)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Pacitan resmi membuka Festival Rontek Pacitan (FRP) 2026 dengan menghadirkan konsep panggung berjalan sebagai inovasi penyelenggaraan untuk meningkatkan kualitas pertunjukan sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.

Festival yang berlangsung pada 17 hingga 19 Juli 2026 itu kembali masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Pemkab Pacitan Perkuat Pelestarian Budaya dan Daya Tarik Wisata

Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah mengatakan Festival Rontek tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian budaya, edukasi, dan penguatan kebersamaan masyarakat.

"Festival Rontek bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya, edukasi, dan memperkuat kebersamaan masyarakat. Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Pacitan, tetapi juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu festival unggulan tingkat nasional," ujar Gagarin.

Ia menambahkan pemerintah daerah terus melakukan pembenahan penyelenggaraan agar festival semakin berkualitas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

"Kami terus berbenah agar Festival Rontek menjadi magnet wisatawan. Jadi orang datang ke Pacitan tidak hanya menikmati alamnya, tetapi juga menikmati budaya Rontek yang kini dikemas dalam sebuah festival," ungkapnya.

Konsep Panggung Berjalan Perluas Area Penjurian

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Pacitan Munirul Ichwan menjelaskan konsep panggung berjalan diterapkan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya serta masukan masyarakat.

Melalui konsep tersebut, peserta dinilai tidak hanya saat tampil di panggung utama, tetapi juga sepanjang jalur pertunjukan sehingga atraksi dapat disaksikan lebih leluasa oleh masyarakat.

"Berdasarkan evaluasi tahun 2025 dan masukan masyarakat, mulai dari SMP Negeri 2 Pacitan hingga Perempatan Penceng menjadi area penjurian sehingga peserta dapat menampilkan atraksi terbaiknya sepanjang lintasan," kata Munirul.

Festival Rontek Pacitan 2026 diikuti 16 peserta dan satu peserta ekshibisi dengan pembukaan diawali penampilan rontek gabungan siswa SMP, kemudian dilanjutkan peserta dari Kecamatan Kebonagung, Tegalombo, Ngadirojo, dan Pacitan.

Penulis :
Ahmad Yusuf