HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Verifikasi Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat untuk Program Bedah Rumah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemerintah Verifikasi Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat untuk Program Bedah Rumah
Foto: (Sumber :Kemensos-Kementerian PKP memverifikasi rumah tak layak huni orang tua siswa Sekolah Rakyat (SR) yang diusulkan mendapat program bedah rumah di Jawa Barat, Jumat (17/7/2026). ANTARA/HO-Kemensos..)

Pantau - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memverifikasi rumah tidak layak huni milik orang tua siswa Sekolah Rakyat di Jawa Barat sebagai calon penerima program bedah rumah.

Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan kelayakan penerima bantuan melalui pemeriksaan kondisi fisik rumah serta kelengkapan dokumen pendukung.

Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib mengungkapkan, "Kementerian PKP punya parameter untuk pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), di Kemensos ada Rumah Sejahtera Terpadu (RST). Kita duduk bareng untuk merekonsiliasi data, paling tidak untuk Jawa Barat, kita harus temukan titik temu."

Ia mengatakan koordinasi antarkementerian diperlukan karena masih terdapat berbagai tantangan di lapangan, termasuk persyaratan status kepemilikan lahan dan ketentuan teknis lainnya yang menjadi syarat penerima manfaat.

Sebelum melakukan pengecekan lapangan, tim Kemensos dan Kementerian PKP terlebih dahulu menyinkronkan data di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa II.

Kepala BP3KP Jawa II Mochamad Mulya Permana mengatakan Jawa Barat memperoleh kuota 1.517 unit usulan bedah rumah dari Kemensos, di luar usulan pemerintah daerah, anggota dewan, serta kementerian dan lembaga lainnya.

Ia mengungkapkan, "Pertemuan ini sebagai bahan evaluasi kita semoga ada jalan keluar menjadi perbaikan ke depannya, masih ada waktu hingga akhir tahun. Kita upayakan perbaikan dan perubahan."

Tim kemudian melakukan pengecekan secara acak terhadap rumah yang telah lolos verifikasi, belum diverifikasi, dan yang sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Pada hari pertama, tim memeriksa tiga rumah di Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, dan seluruhnya dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan.

Mulya mengungkapkan, "Estimasi pelaksanaan (perbaikan) bulan Agustus, pelaksanaan tiga bulan paling lama."

Secara nasional, pemerintah menargetkan renovasi 10 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Penulis :
Aditya Yohan