
Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan 177 topik riset kebijakan pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan nasional berbasis riset.
Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan bahwa seluruh topik riset tersebut dihimpun melalui forum bersama para sekretaris jenderal kementerian untuk mengidentifikasi kebutuhan penelitian yang diperlukan dalam mendukung penyusunan kebijakan.
"Pada 2026 kami sudah memiliki 177 topik riset kebijakan pembangunan. Topik ini kami dapatkan melalui forum bersama seluruh sekretaris jenderal kementerian untuk menyampaikan kebutuhan riset yang diperlukan, sehingga riset kebijakan yang kami lakukan berbasis kebutuhan kementerian," kata Arif.
BRIN menyusun riset berdasarkan kebutuhan kementerian agar hasil penelitian lebih relevan dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional.
BRIN Buka Ruang Masukan untuk Perkuat Relevansi Riset
Arif menilai kebutuhan riset yang disampaikan kementerian belum tentu sepenuhnya menjawab persoalan mendasar di masyarakat.
Karena itu, BRIN membuka ruang masukan dari Komisi X DPR RI agar penelitian yang dilakukan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain memperkuat riset kebijakan, BRIN juga tengah mengembangkan riset di bidang olahraga melalui pembentukan Organisasi Riset Olahraga.
"BRIN sedang melakukan pendirian Organisasi Riset Olahraga dan kami perkuat dengan Pusat Kolaborasi Riset dengan perguruan tinggi, sehingga nantinya keolahragaan kita ke depan akan berbasis pada sains," ujar Arif.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi serta mendorong pengembangan olahraga nasional berbasis ilmu pengetahuan.
DPR Dorong BRIN Menjadi Rujukan Kebijakan Berbasis Data
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengapresiasi komitmen BRIN dalam memperkuat riset untuk mendukung penyusunan kebijakan publik.
Hetifah berharap BRIN terus memperkuat perannya sebagai rujukan utama dalam penyusunan kebijakan berbasis riset, inovasi, dan data.
Menurutnya, BRIN diharapkan dapat menjadi lembaga pemikir atau think tank yang dimanfaatkan oleh DPR RI maupun berbagai kementerian dan lembaga.
"Karena cita-cita kami adalah BRIN menjadi think tank tidak hanya untuk legislatif, tapi juga pastinya untuk berbagai kementerian dan lembaga lain," kata Hetifah.
- Penulis :
- Shila Glorya





