HOME  ⁄  Nasional

Baznas dan Majalengka Siapkan Program Ekonomi Berbasis Masjid untuk Dorong Kemandirian Mustahik

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Baznas dan Majalengka Siapkan Program Ekonomi Berbasis Masjid untuk Dorong Kemandirian Mustahik
Foto: Foto: Audiensi jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka terkait pemberdayaan ekonomi umat di Kantor Baznas RI, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Sumber: Baznas RI)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka menjajaki kerja sama strategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi para mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.

Baznas Microfinance Masjid Jadi Program Prioritas

Pimpinan Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan salah satu program prioritas yang akan dipercepat pelaksanaannya di Majalengka adalah Baznas Microfinance Masjid (BMM).

Program tersebut memanfaatkan peran masjid sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif bagi penerima manfaat zakat.

Menurut Sodik, Majalengka memiliki ekosistem Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang kuat hingga tingkat Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) sehingga dinilai siap mendukung pengembangan program ekonomi berbasis masjid.

"Program kami jelas ada 13 prioritas untuk se-Indonesia dan kalau bisa Majalengka nanti menjadi model, sebagai model percontohan nasional dalam pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis masjid," kata Sodik.

Sodik meyakini program tersebut dapat berjalan optimal untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui penguatan ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan program akan didukung modal awal dari Baznas serta peluang kolaborasi permodalan dengan pihak lain.

"Untuk modal, Insya Allah, ada, tapi ini legalitasnya koperasi nanti. Jadi DKM masjid itu baiknya semua punya lembaga koperasi ya," ujar Sodik.

Majalengka Siap Menjadi Model Percontohan Nasional

Sodik mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat dan memfasilitasi pengembangan program Baznas di daerah tersebut.

Bupati Majalengka Eman Suherman menyatakan kesiapan daerahnya menjadi pionir sekaligus model percontohan nasional dalam pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi umat yang diinisiasi Baznas RI.

Menurut Eman, kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan dukungan anggaran untuk program strategis Baznas.

"Kalau beliau (Ketua Baznas) punya program strategis yang perlu ada pionir, Majalengka siap, jadi bukan hanya kebijakannya, dukungan penganggaran pun biar bersinergi," ungkap Eman.

Melalui kerja sama tersebut, Baznas dan Pemkab Majalengka berharap program ekonomi berbasis masjid dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para mustahik.

Penulis :
Leon Weldrick