HOME  ⁄  Nasional

Balai Yasa Jembatan Kiaracondong Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta dengan Ribuan Komponen Rel dan Jembatan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Balai Yasa Jembatan Kiaracondong Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta dengan Ribuan Komponen Rel dan Jembatan
Foto: Ilustrasi - Balai Yasa Jembatan Kiaracondong

Pantau - Balai Yasa Jembatan Kiaracondong di Bandung terus memperkuat keandalan rel dan jembatan kereta api dengan menghasilkan 9.899 produk dan komponen sepanjang 2023–2025 untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api di Jawa dan Sumatra.

Produksi Ribuan Komponen Penunjang Keselamatan

Balai Yasa Jembatan Kiaracondong yang berdiri sejak 1921 memproduksi berbagai komponen untuk pemeriksaan, perawatan, perbaikan, dan penanganan kondisi khusus pada rel serta jembatan kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, "Setiap produk yang dihasilkan berangkat dari kebutuhan menjaga rel dan jembatan tetap aman dilalui perjalanan kereta api."

Selama periode 2023–2025, fasilitas tersebut menghasilkan 2.970 mata pecok, 587 penjepit rel sementara, 464 alat pengukur dan penyesuai lebar jalur, 399 mistar pemeriksa cacat rel, serta 290 alat ukur keausan rel.

Anne mengungkapkan, "Keselamatan membutuhkan pemeriksaan yang teliti. Karena itu, alat ukur dan peralatan perawatan harus akurat, kuat, dan sesuai kebutuhan petugas di lapangan."

Balai yasa tersebut juga memproduksi 312 penyangga jembatan darurat, 603 pengikat rel untuk konstruksi jembatan darurat, dan 132 cetakan tetrapod untuk mendukung pengamanan infrastruktur perkeretaapian.

Kembangkan Teknologi dan Tingkatkan Kapasitas

Pada program kerja 2026, Balai Yasa Jembatan Kiaracondong telah menyelesaikan penanganan satu jembatan baja sepanjang 40 meter dengan bobot 137,91 ton serta memproduksi komponen untuk sejumlah jembatan di wilayah Pekalongan–Sragi.

Balai yasa juga mengembangkan berbagai peralatan baru, termasuk dongkrak rel berkapasitas 12 ton, alat digital pengukur gelombang keausan rel, alat pengukur keausan wesel, dan kendaraan kerja sederhana untuk pemeriksaan jalur.

Anne mengatakan, "Produksi internal memperkuat kesiapan penanganan. Komponen dapat dibuat sesuai kebutuhan jalur sehingga petugas memiliki peralatan yang tepat saat melakukan pengamanan dan perbaikan."

Balai Yasa Jembatan Kiaracondong didukung 26 pekerja bersertifikat dan menerapkan standar mutu ISO 9001:2015 dalam seluruh proses produksi.

Anne menambahkan, "Pengembangan alat ukur dan peralatan kerja diarahkan untuk membantu petugas menemukan kondisi jalur lebih dini sehingga penanganan keselamatan dapat dilakukan secara tepat."

Penulis :
Gerry Eka