HOME  ⁄  Nasional

KAI Sumut dan BTP Inspeksi Jalur Rantauprapat Baru-Aek Nabara untuk Pastikan Kesiapan Infrastruktur

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

KAI Sumut dan BTP Inspeksi Jalur Rantauprapat Baru-Aek Nabara untuk Pastikan Kesiapan Infrastruktur
Foto: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) melakukan inspeksi bersama di jalur kereta api antara Stasiun Rantauprapat Baru hingga Stasiun Aek Nabara untuk memastikan keandalan seluruh infrastruktur yang ada di lintasan tersebut.

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) melakukan inspeksi di jalur kereta api Stasiun Rantauprapat Baru hingga Stasiun Aek Nabara guna memastikan keandalan infrastruktur pada lintas sepanjang 18,5 kilometer tersebut.

Jalur yang merupakan bagian dari proyek pembangunan rel Rantauprapat-Kota Pinang itu dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan hingga kini belum dioperasikan.

Inspeksi Cek Kondisi Jalur dan Mitigasi Risiko

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan inspeksi dilakukan untuk memeriksa langsung kondisi jalur rel, jembatan, hingga fasilitas stasiun di lintasan tersebut.

Ia mengatakan, "Pembangunan jalur yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) Trans Sumatera ini dimulai sejak 2017 dan terhenti karena adanya pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu."

Selain mengevaluasi aspek teknis, inspeksi juga bertujuan memitigasi risiko keamanan serta menjaga aset perkeretaapian dari aksi vandalisme.

Seluruh jalur, stasiun, dan prasarana pendukung perkeretaapian termasuk Objek Vital Nasional sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Persiapan Operasional Jalur Baru

Anwar mengatakan, "Penjagaan dan pengawasan ini kami maksudkan agar jika sewaktu-waktu jalur ini akan diaktifkan dan digunakan untuk operasional kereta api, seluruh aspeknya telah memenuhi syarat, terutama dari sisi keselamatan perjalanan."

KAI menilai kesiapan jalur baru tersebut penting mengingat volume penumpang di Stasiun Rantauprapat terus meningkat dan memiliki keterhubungan langsung dengan lintas Rantauprapat Baru-Aek Nabara.

Penulis :
Gerry Eka