
Pantau - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berharap Indonesia kembali memperoleh kepercayaan sebagai official broadcaster pada penyelenggaraan Piala Dunia berikutnya setelah kembali menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026, sebagaimana disampaikannya saat menghadiri acara nonton bareng final Piala Dunia di Medan, Senin.
Indonesia Ingin Kembali Menayangkan Piala Dunia
Meutya mengatakan Indonesia kembali menjadi broadcaster Piala Dunia pada 2026 setelah penantian selama 24 tahun.
Ia mengungkapkan, "Setelah 24 tahun, pada 2026 ini kita kembali menjadi broadcaster Piala Dunia. Ke depan bisa menayangkan kembali."
Menurut Meutya, kesempatan menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia menjadi kebanggaan bagi Indonesia karena menghadirkan hiburan bagi masyarakat di berbagai daerah.
Ia juga menyampaikan, "Piala Dunia ini berkat Bapak Presiden Prabowo Subianto Indonesia. Niatan beliau untuk memberikan sungguhan hiburan bagi masyarakat Indonesia dimanapun berada."
Piala Dunia Dinilai Membawa Pesan Sportivitas dan Persatuan
Meutya menilai penyelenggaraan Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan pembelajaran mengenai sportivitas, perjuangan, dan persatuan.
Ia mengungkapkan, "Itu pesan Bapak Presiden. Perhelatan ini yang paling peting kegembiraan, keceriaan dan rasa persatuan."
Menteri kemudian mengajak masyarakat Indonesia, termasuk warga Kota Medan, untuk mendoakan agar Indonesia kembali dipercaya menjadi official broadcaster Piala Dunia pada masa mendatang.
Ia menutup pernyataannya dengan mengatakan, "Terima kasih semuanya yang telah hadir di Final Dunia 2026."
- Penulis :
- Aditya Yohan





